<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960</id><updated>2011-11-17T06:35:09.543+02:00</updated><category term='unik'/><category term='earning money from google'/><category term='adsense pertama Q'/><category term='nostalgila'/><category term='astul (asal tulis)'/><category term='muhasabah'/><title type='text'>Adin el-Kutuby</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-8121755441187433158</id><published>2009-02-17T12:00:00.002+02:00</published><updated>2009-07-22T23:42:08.245+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nostalgila'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhasabah'/><title type='text'>BYE – BYE GHOSOB</title><content type='html'>BYE – BYE GHOSOB&lt;br /&gt;                    * by nidauddin, naskah Kumpulan cerpen DQ POST&lt;br /&gt;“ Baik para santri sekalian, pada pelajaran fiqh kali ini ustadz akan mengajak antum bersama memecahkan berbagai masalah fiqhiyah terutama masalah yang berkaitan dengan keseharian kita,” tukas Ustadz Daud mengawali pembicaraannya. Sejenak susana kelas yang tadinya ramai pun menjadi tenang dan senyap seketika, terlebih ketika beliau menanyakan perbedaan antara Ghosob dan Sariqoh atau mencuri sebagai topik utama pembicaraan mereka hari itu. 2 istilah yang menurutnya sering disalah pahami oleh para santri. Teman- temanku yang setengah mengantuk pun tersentak dan terbangun mendengar perkataan Ust.Daud mengenai ghosob dan sariqoh, sembari merapikan susunan rambutnya yang terlihat acak- acakan bak pemusik rok, mereka pun mulai memusatkan perhatianya dan melupakan sejenak mimpi indahnya dan endapan air yang menggenang diatas meja akibat air liur yang diteteskanya.&lt;span class="fullpost"&gt; Namun kali ini kondisi bertambah serius dan tegang karena mereka penasaran ingin mengetahui kelanjutanya apalagi setelah Ust.Daud memulai memberikan suatu permisalan sebagai pertanyaanya.”Ok, sekarang ustadz ingin mengetahui pendapat anatum mengenai hukum dari masalah ini,!” lanjutnya meneruskan pembicaraan.”Ketika kita kehilangan sandal lalu menemukan sandal yuang tergeletak didepan rayon kemudian mengambil dan memakainya, maka bagaimana hukum dari perbuatan ini?” tanyanya kepada kami dengan nada yang membuat kami harus berpikir karena sepertinya permasalahan itu telah kami pelajari ketika kelas 3. “Ya…. Coba kamu Imron apa hukumnya?” tanya ustadz Daud kepada Imron yang kebetulan duduk di bangku paling depan, “itu mah, namanya ghosb ustadz lagian siapa sih yang tidak tahu hukum begituan. betul gak teman – teman!” jawab Imron dengan santai disertai dengan suara gemuruh teman – temanya tanda sepakat dengan jawaban Imron.”Ok, kamu Kahfi? “ kali ini Ustadz Daud bertanya kepada kahfi anak yang lumayan pintar dikelasku.”Oh.. Ustadz itu bukan ghosob tapi luqothoh atau barang temuan, karena kita kan menemukan suatu barang yang tidak ada pemiliknya” jawab Kahfi dengan sedikit dalil dan alasan akan jawabanya.&lt;br /&gt;“Ehm… sekarang kamu fawaz “ tunjuk ustadz daud kepadaku yang ketika itu aku berada disamping beliau berdiri. Ragu aku untuk menjawab meski kedua orang temanku mampu mnjawabnya dengan santai namun aku tahu itu bukan jawaban yang dimaksudkan, karena sebenarnya aku pernah mempelajarinya dan paham betul arti luqotoh dan ghosob pada pelajaran Fiqh kelas tiga, namun aku tidak yakin memberikan jawaban yang berbeda dari kedua temanku, Keringat dingin pun mulai membasahi kulit leher dan dahiku aku hanya bisa tertunduk dan berkata tidak tahu ketika Ustad Daud kembali meminta jawaban dariku.&lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tulis sisanya di sini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;“Baiklah dari 2 hukum yang diberikan oleh kedua teman antum barusan ustadz ingin meminta pendapat antum adakah dari kedua jawaban itu yang benar ataupun ada jawaban lainya”. Kata ustadz Daud kali ini suara beliau terlihat lebih tegas dan serius, teman- temanku puin mulai berpikir memilih antara jawaban Imron dan Kahfi yang sama- sama masuk akal. ”Ya… sekarang siapa yang memilih ghosob sebagai hukumnya”? ucapnya yang seketika itu langsung disambut angkat tangan oleh sebagian besar teman- temanku yakni berjumlah 25 orang dari jumlah keseluruhan sebanyak 40 siswa. Namun aku bukan bagian dari mereka, meski aku masih bimbang tapi aku tahu itu bukan jawaban yang pas untuk permasalahn ini, tapi apa….?” Gumamku dalam hati penuh penasaran.&lt;br /&gt;           “Wah… ternyata 25 orang memilih ghosb berarti sekitar 65% dari jumlah antum seluruhnya” tukas Ust.Daud setelah mengetahui banyaknya santri yang memilih ghosob sebagai hukumnya. Dan sekarang yang memilih hukumanya adalah luqotoh angkat tangan?” 10 orang temanku pun mengangkat tanganya memilih luqotoh sebagai hukum permasalahan ini.Namun sekali lagi aku bukian bagian dari mereka karena sekarang aku semakin mantap dengan jawabanku sendiri dan tidak lagi terpengaruh dengan dua jawaban temanku barusan, ya... aku tahu tapi aku malu dan takut mengatakan hukum yang  sebenarnya.&lt;br /&gt;           Anak - anakku Ustadz perlu menekankan bahwa ini masalah serius, tapi banyak yang menganggapnya remeh, berawal dari permasalahan   sandal saja bisa melanggar hukum syariah bahkan sang pelaku akan diganjal hukuman yang sangat keras baik dunia maupun akhirat. Apalagi dalam memberikan hukum terhadap suatu permasalahan kita harus senantiasa kembali kepada Al-Qur’an serta sunnah Nabi agar kita terhindar dari Taqlidul  A’ma yang akan membawa kita pada kesesatan. Jelas beliau kepada kami akan pentingnya Al-Qur’an dan sunnah sebagai maraji’ dalam perbagai masalah. keadaan kelas tidak berubah, suasana masih tegang ,perhatian teman - temanku hanya tertuju pada permasalah ini sehingga rasa penasaran menyelimuti benak mereka hingga Ustadz Daud memberikan jawaban serta solusi dengan jelas. “Kedua jawaban kalian barusan salah semua, karena sandal tersebut dipakai tanpa izin dan tidak dikembalikan lagi bahkan berpindah ke tangan orang lain, ataupun meski ia mengetahui  atau tidak si pemilik sandal tersebut. Dan bukanya ia menemukan sandal itu tanpa pemilik, maka memakai atau mengambil barang orang yang diketahuainya atau tidak tanpa meminta izin terlebih dahulu dan tidak mengembalikanya lagi bahkan sengaja dimiliki hal tersebut dalam hukum Islam disebut sebagai MENCURI. sedangkan hukumanya pasti dalam syariat Islam yakni di potong salah satu tanganya, bahkan nabi sendiri berkata, walaupun fatimah serta anak - anak nabi lainya mencuri barang sekecil apapun maka beliau akan memotong tangan mereka.” Ustadz Daud menjelaskan hal tersebut dengan perlahan - lahan disertai dengan nada yang tegas, membuat seluruh isi kelas tertunduk sadar dan merinding ketakutan mendengar penjelasan serta hukum dari  permasalahan ini. “Kemudian para santri sekalian ma’na Ghosob serta Luqotoh dalam Ilmu Fiqh adalah...” lanjutnya membuat seisi ruangan yang sempat ramai kini kembali tenang.”Ghosob berarti mengambil dan memakai barang seseorang yang diketauhinya atau tidak tanpa izin namun ia MENGEMBALIKANYA lagi.Sedangkan Luqotoh adalah menemukan barang apapun yang bukan miliknya dan tidak boleh dimiliki kecuali setelah mengumumkanya dan menunggu selama 1 tahun jika tidak diambil setelah waktu tersebut ia boleh memilikinya diserta ketentuan zakat bagi suatu barang tertentu. “Maka apa hukum mengambil sandal tanpa izin dan tidak mengembalikanya?”     Tanya Ustadz Daud menyakinkan pemahaman para santrinya ” Mencuri.......” saut teman - temanku dengan suara lantang. Yah.... itulah jawaban yang tepat, jawaban yang kadang aku sendiri malu untuk mengakuinya.&lt;br /&gt;           Sehingga yang terjadi ketiks kehilangan sandal dan memakai sandal oranglain adalah sebenarnya perbuatan mencuri dan bukan menggosob karena sangat kecil kemungkinanya untuk mengembalikanya, bahkan kalaupun mengembalikanya sebenarnya ia telah menggosob dan telah menanam benih dosa karena orang yang kehilangan sandalnya akan mengambil milik orang lain dan begitupun seterusnya hingga berapa banyak sandal yang tercuri gara - gara 1 orang kehilangan     sandal dan mengambil sandal orang lain, sebanyak itu pula dosa yang harus ditanggung. Masih ingat kan akan hukuman Ghosob yang bukan main beratnya yakni kelak di Akhirat ia akan ditindih oleh 7 bumi dari setiap barang yang di gosobnya, naka sebaiknya jangan mencoba menjerumuskan diri kedalam 2 hal tersebut apalagi menganggapnya sebagai hal yang remeh” Jelas Ustadz Daud mengakhiri pembicaraanya diirnigi oleh anggukan kepala para santri tanda paham, yang pastinya didalam diri mereka timbul rasa sadar serta penyesalan atas berapa banyak barang yang bukan miliknya mereka ambil tanpa izin dan berada di kotaknya, hingga berapa banyak dosa yang akan mereka pikul jika tidak segera bertobat dan berhenti melakukanya. Suasana menjadi hening tundukan kepala menghiasi kepala mereka, pelajaran pun usai.&lt;br /&gt;                                                      ***********&lt;br /&gt;Teng....teng bunyi lonceng terdengar jeras 3 kali, tanda waktu pergi kemasjid. Aku masih terdiam di depan rayon melihat 2 pasang dandal tergeletak merayuku untuk memakainya karena sandalku ketika itu hilang, Namun kulangkahkan kaiku dengan mantap menatak bumi dengan kulit kaki telanjang menuju masjid. Kutinggalkan 2 pasang sandal itu tergeletak tersenyum melihatku merestui deraplangkahku tanpa ada dosa terlepas dari perbuatan mencuri atau menggosob, hatiku puas serta terasa bahagia saat itu. bye - bye mencuri, bye- bye ghosob.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-8121755441187433158?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/8121755441187433158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=8121755441187433158' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/8121755441187433158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/8121755441187433158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2009/02/bye-bye-ghosob.html' title='BYE – BYE GHOSOB'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-1503551914245458162</id><published>2008-12-05T09:32:00.001+02:00</published><updated>2008-12-05T09:35:57.664+02:00</updated><title type='text'>7 ciri orang sok tau</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;'Sok tahu' pada dasarnya adalah "merasa sudah cukup berpengetahuan" padahal sebenarnya kurang tahu. Masalahnya, orang yang sok tahu biasanya tidak menyadarinya. Lantas, bagaimana kita tahu bahwa kita 'sok tahu'? Mari kita mengambil hikmah dari Al-Qur'an. Ada beberapa ciri 'sok tahu' yang bisa kita dapatkan bila kita menggunakan perspektif surat al-'Alaq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Enggan Membaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika disuruh malaikat Jibril, "Bacalah!", Rasulullah Saw. menjawab, "Aku tidak bisa membaca." Lalu malaikat Jibril menyampaikan lima ayat pertama yang memotivasi beliau untuk optimis. Adapun orang yang 'sok tahu' pesimis akan kemampuannya. Sebelum berusaha semaksimal mungkin, ia lebih dulu berdalih, "Ngapain baca-baca teori. Mahamin aja sulitnya minta ampun. Yang penting prakteknya 'kan?" Padahal, Allah pencipta kita itu Maha Pemurah. Ia mengajarkan kepada kita apa saja yang tidak kita ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain, ada pula orang Islam yang terlalu optimis dengan pengetahuannya, sehingga enggan memperdalam. Katanya, misalnya, "Ngapain baca-baca Qur'an lagi. Toh udah khatam 7 kali. Mending buat kegiatan lain aja." Padahal, Al-Qur'an adalah sumber dari segala sumber ilmu, sumber 'cahaya' yang tiada habis-habisnya menerangi kehidupan dunia. Katanya, misalnya lagi, "Ngapain belajar ilmu agama lagi, toh sejak SD hingga tamat kuliah udah diajarin terus." Padahal, 'ilmu agama' adalah ilmu kehidupan dunia-akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Enggan Menulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sok tahu terlalu mengandalkan kemampuannya dalam mengingat-ingat dan menghafal pengetahuan atau ilmu yang diperolehnya. Ia enggan mencatat. "Ngerepotin," katanya. Seolah-olah, otaknya adalah almari baja yang isinya takkan hilang. Padahal, sifat lupa merupakan bagian dari ciri manusia. Orang yang sok tahu enggan mencatat setiap membaca, menyimak khutbah, kuliah, ceramah, dan sebagainya. Padahal, Allah telah mengajarkan penggunaan pena kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, ada pula orang yang kurang mampu menghafal dan mengingat-ingat pengetahuan yang diperolehnya, tapi ia merasa terlalu bodoh untuk mampu menulis. "Susah," katanya. Padahal, merasa terlalu bodoh itu jangan-jangan pertanda kemalasan. Emang sih, kalo nulis buat orang lain, kita perlu ketrampilan tersendiri. Tapi, bila nulis buat diri sendiri, bukankah kita gak bakal kesulitan nulis 'sesuka hati'? Apa susahnya nulis di buku harian, misalnya, "Tentang ciri sok tahu, lihat al-'Alaq!"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membanggakan Keluasan Pengetahuan&lt;br /&gt;Orang yang sok tahu membanggakan kepintarannya dengan memamerkan betapa ia banyak membaca..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulis sisanya di sini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;3. Membanggakan Keluasan Pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sok tahu membanggakan kepintarannya dengan memamerkan betapa ia banyak membaca, banyak menulis, banyak mendengar, banyak berceramah, dan sebagainya tanpa menyadari bahwa pengetahuan yang ia peroleh itu semuanya berasal dari Allah. Ia mengira, prestasi yang berupa luasnya pengetahuannya ia peroleh berkat kerja kerasnya saja. Padahal, terwujudnya pengetahuan itu pun semuanya atas kehendak-Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ia suka meminjam atau membeli buku sebanyak-banyaknya, tetapi membacanya hanya sepintas lalu atau malah hanya memajangnya. Ia merasa punya cukup banyak wawasan tentang banyak hal. Ia tidak merasa terdorong untuk menjadi ahli di bidang tertentu. Kalau ia menjadi muballigh 'tukang fatwa', semua pertanyaan ia jawab sendiri langsung walau di luar keahliannya. Ia mungkin bisa menulis atau berbicara sebanyak-banyaknya di banyak bidang, tetapi kurang memperhitungkan kualitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Merendahkan Orang Lain Yang Tidak Sepaham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang Islam yang sok tahu, siapa saja yang bertentangan dengan pendapatnya, segera saja ia menuduh mereka telah melakukan bid'ah, sesat, meremehkan agama, dan sebagainya. Bahkan, misalnya, sampai-sampai ia melarang orang-orang lain melakukan amal yang caranya lain walau mereka punya dalil tersendiri. Ia menjadikan dirinya sebagai "Yang Maha Tahu", terlalu yakin bahwa pasti pandangan dirinyalah satu-satunya yang benar, sedangkan pandangan yang lain pasti salah. Padahal, Allah Swt berfirman: "Janganlah kamu menganggap diri kamu suci; Dia lebih tahu siapa yang memelihara diri dari kejahatan." (an-Najm [53]: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim yang sok tahu cenderung menganggap kesalahan kecil sebagai dosa besar dan menjadikan dosa itu identik dengan kesesatan dan kekafiran! Lalu atas dasar itu dengan gampangnya ia mengeluarkan 'vonis hukuman mati'. Padahal, dalam sebuah hadits shahih dari Usamah bin Zaid dikabarkan, "Barangsiapa mengucapkan laa ilaaha illallaah, maka ia telah Islam dan terpelihara jiwa dan hartanya. Andaikan ia mengucapkannya lantaran takut atau hendak berlindung dari tajamnya pedang, maka hak perhitungannya ada pada Allah. Sedang bagi kita cukuplah dengan yang lahiriah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menutup Telinga dan Membuang Muka Bila Mendengar Pendapat Lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sok tahu tidak memberi peluang untuk berdiskusi dengan orang lain. Kalau toh ia memasuki forum diskusi di suatu situs, misalnya, ia melakukannya bukan untuk mempertimbangkan pendapat yang berbeda dengan pandangan yang selama ini ia anut, melainkan untuk mengumandangkan pendapatnya sendiri. Ia hanya melihat selayang pandang gagasan orang-orang lain, lalu menyerang mereka bila berlainan dengannya. Ia tidak mau tahu bagaimana mereka berhujjah (berargumentasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, orang yang sok tahu itu bersikap fanatik pada pendapat golongannya sendiri. Seolah-olah ia berseru, "Adalah hak kami untuk berbicara dan adalah kewajiban kalian untuk mendengarkan. Hak kami menetapkan, kewajiban kalian mengikuti kami. Pendapat kami semuanya benar, pendapat kalian banyak salahnya." Orang yang terlalu fanatik itu tidak mengakui jalan tengah. Ia menyalahgunakan aksioma, "Yang haq adalah haq, yang bathil adalah bathil."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Suka Menyatakan Pendapat Tanpa Dasar Yang Kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim yang sok tahu gemar menyampaikan pendapatnya dengan mengatasnamakan Islam tanpa memeriksa kuat-lemahnya dasar-dasarnya. Ia suka berkata, "Menurut Islam begini.... Islam sudah jelas melarang begitu...." dan sebagainya, padahal yang ia ucapkan sesungguhnya hanyalah, "Menurut saya begini.... Saya melarang keras engkau begitu...." dan seterusnya. Kalau toh ia berkata, "Menurut saya bla bla bla....", ia hanya mengemukakan opini pribadinya belaka tanpa disertai dalil yang kuat, baik dalil naqli maupun aqli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Suka Berdebat Kusir&lt;br /&gt;Jika pendapatnya dikritik orang lain, orang yang sok tahu itu berusaha keras mempertahankan pandangannya dan balas menyerang balik pengkritiknya. Ia enggan mencari celah-celah kelemahan di dalam pendapatnya sendiri ataupun sisi-sisi kelebihan lawan diskusinya. Sebaliknya, ia tekun mencari-cari kekurangan lawan debatnya dan menonjol-nonjolkan kekuatan pendapatnya. Dengan kata lain, setiap berdiskusi ia bertujuan memenangkan perdebatan, bukan mencari kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah beberapa ciri orang yang sok tahu menurut surat al-'Alaq dalam pemahamanku. Dengan mengenali ciri-ciri tersebut, semoga kita masing-masing dapat melakukan introspeksi dan memperbaiki diri sehingga kita tidak menjadi orang yang sok tahu. Aamien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber :  Al Qur'an Dan Al Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://ratih1727.multiply.com/journal/item/154/7_CIRI_ORANG_SOK_TAU&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-1503551914245458162?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/1503551914245458162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=1503551914245458162' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/1503551914245458162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/1503551914245458162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2008/12/7-ciri-orang-sok-tau.html' title='7 ciri orang sok tau'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-7023666994771465883</id><published>2008-11-23T12:00:00.000+02:00</published><updated>2008-11-23T12:01:54.369+02:00</updated><title type='text'>Bila cinta tak berbalas..</title><content type='html'>"Maaf Akhi, bukannya saya tidak menghormati permintaan akhi. Tapi rasanya kita cukup menjalin ukhuwah saja dalam perjuangan. Saya doakan semoga akhi menemukan pasangan lain yang lebih baik dari saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amboi, bagaimana rasanya bila kalimat di atas dialami oleh para ikhwan? Bisa saja langit terasa runtuh, hati berkeping-keping. Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengarungi perjalanan hidup menampik khitbah kita. Segala asa yang pernah coba ditambatkan akhirnya karam. Cinta suci sang ikhwan bertepuk sebelah tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya drama kehidupan menuju mahligai pelaminan memang beragam. Ada yang menjalaninya dengan smooth, amat mulus, tapi ada yang berliku penuh onak duri, bahkan ada yang pupus ditengah perjalanan karena cintanya tak bertaut dalam maghligai pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan saja dialami oleh para ikhwan, kaum akhwat pun bisa mengalaminya. Bedanya, para ikhwan mengalami secara langsung karena posisi mereka sebagai subyek/pelaku aktif dalam proses melamar. Sehingga getirnya kegagalan cinta - seandainya memang terasa getir - langsung terasa. Sedangkan kaum akhwat perasaanya lebih aman tersembunyi karena mereka umumnya berposisi pasif, menunggu pinangan. Tapi manakala sang ikhwan yang didamba memilih berlabuh dihati yang lain kekecewaan juga merebak dihati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan dan akhwat rahimakumullah, siapapun berhak kecewa manakala keinginan dan cita-citanya tidak tercapai. Perasaan kecewa adalah bagian dari gharizatul baqa’ (naluri mempertahankan diri) yang Allah ciptakan pada manusia. Dengannya, manusia adalah manusia bukan onggokan daging dan tulang belulang. Ia juga bukan robot yang bergerak tanpa perasaan, tapi manusia memiliki aneka emosi jiwa. Ia bisa bergembira tapi juga bisa kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emosi negatif, seperti perasaan kecewa akibat tertolak, bukannya tanpa hikmah. Kesedihan akan memperhalus perasaan manusia, bahkan akan meningkatkan kepekaannya pada sesama. Bila dikelola dengan baik maka akan semakin matanglah emosi yang terbentuk. Tidak meledak-ledak lalu lenyap seketika. Ia akan siap untuk kesempatan berikutnya; kecewa ataupun bergembira. Jadi mengapa tidak bersyukur manakala kita ternyata bisa kecewa? Karena berarti kita adalah mansia seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan meraih cinta juga bukan pertanda bencana. Tapi akan memberikan pelajaran beharga pada manusia. Seorang filsuf bernama John Charles Salak mengatakan :Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berfikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak penah memikirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tapi justru awal dari segala-galanya. Meski terdengar klise tapi ada benarnya; ambillah pelajaran dari sebuah kegagalan lalu buatlah perbaikan diri. Tentu saja itu dengan tetap mengimani qadla Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar kegagalan mengkhitbah tidak menjadi petaka, maka ikhwan dan akhwat, persiapkanlah diri sebaik-baiknya, ada beberapa langkah yang bisa diambil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayai qadla&lt;br /&gt;Manusia tidak suka dengan penolakan. Ia ingin semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal ditolak adalah salah satu bagian dari kehidupan kita. Kata seorang kawan, hidup itu adakaanya tidak bisa memilih. Perkataan itu benar adanya, cobalah kita renungkan, kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa, dan sebagainya. Demikian pula rezeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita. Man propose, god dispose. Kita hanya bisa menduga dan berikhtiar, tapi Allah jua yang menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari kemudian menjadi ‘alaqah kemudian menjadi janin, lalu Allah mengutus malaikat dan diperintahkannya dengan empat kata dan dikatakan padanya: ‘tulislah amalnya, rizkinya dan ajalnya. (HR.Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kokohkanlah keimanan saat momen itu terjadi pada kita. Yakinilah skenario Allah tengah berlangsung, dan jadilah penyimak yang baik dengan penuh sangka yang baik padaNya. Tanamkan dalam diri kita ‘Allah Mahatahu yang terbaik bagi hamba-hambaNya’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan kekecewaan menggerogoti keimanan kita kepadaNya. Apalagi dengan terus menanamkan prasangka buruk padaNya. Segerahlah sadar bahwa ini adalah ujian dari Allah. Akankah kita menerima qadla-Nya atau merutuknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, fragmen yang pahit dalam kehidupan InsyaAllah akan memperkuat keyakinan kita bahwa Allah sayang pada kita. Demikian sayangnya, sampai-sampai Allah tidak rela menjodohkan kita dengan si fulan yang kita sangka sebagai pelabuhan cinta kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersiap untuk cinta dan bahagia&lt;br /&gt;"Seandainya ukhti menjadi istri saya, saya berjanji akan membahagiakan ukhti," demikian ungkapan keinginan para ikhwan terhadap akhwat yang akan mereka lamar. Puluhan, mungkin ratusan angan-angan kita siapkan seandainya si dia menerima pinangan cinta kita. Kita begitu siap untuk berbahagia dan membahagiakan orang lain. Sama seperti banyak orang yang ingin menjadi kaya, tenar dan dipuja banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, banyak diantara kita yang belum siap untuk merasa kecewa. Dan ketika impian itu berakhir kita seperti terhempas. Tidak percaya bahwa itu bisa terjadi, ada akhwat yang ‘berani’ menolak pinangan kita. Bila kurang waras, mungkin akan keluar ucapan, "berani-beraninya..." atau "apa yang kurang dari saya....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhi dan ukhti, jangan biarkan angan-angan membuai kita dan membuat diri menjadi tulul amal, panjang angan-angan. Sadarilah semakin tinggi angan membuai kita, semakin sakit manakala tak tergapai dan terjatuh. Ambillah sikap simbang setiap saat; bersiap diri menjadi senang sekaligus kecewa. Sikap itu akan menjadi bufferl penyangga mental kita, apapun yang terjadi kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala kenyataan pahit yang ada di depan mata, sang akhwat menolak khitbah kita atau sang ikhwan memilih ‘bunga’ yang lain, hati ini tidak akan tercabik. Yang akan datang adalah keikhlasan dan sikap lapang dada. Demikian pula saat ia menjatuhkan pilihannya pada kita, hati ini akan bersyukur padaNya karena doa terkabul, keinginan menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya urusannya seluruhnya baik dan tidaklah hal itu dimiliki oleh seseorang kecuali bagi seorang mukmin. Jika mendapat nikmat ia bersyukur maka hal itu baik baginya, dan jika menderita kesusahan ia bersabar maka hal itu lebih baik baginya." (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Aib&lt;br /&gt;Ditolak? Emang enak! Wah, mungkin demikian pikiran sebagian ikhwan. Malu, kesal dan kecewa menjadi satu. Tapi itulah bentuk ‘perjuangan’ menuju pernikahan. Kita tidak akan pernah tahu apakah sang pujaan menerima atau menolak kita, kecuali setelah mengajukan pinangan padanya. Manakala ditolak tidak usah malu, bukan cuma kita yang pernah ditolak, banyak ikhwan yang ‘senasib’ dan ‘sependeritaan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya berjiwa besar ketika ditolak. Tidak perlu merasa terhina. Demikian pula saat banyak orang tahu hal itu. Bukankah apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang benar? Mengapa mesti malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Kita mungkin takkan Bahagia’&lt;br /&gt;Marah-marah karena lamaran tertolak? Mendoakan keburukan pada ikhwan yang tidak mencintai kita? Itu bukan sikap seorang muslim/muslimah yang baik. Tidak ada yang bisa melarang seseorang untuk jatuh cinta maupun menolak cinta. Sebagaimana kita punya hak untuk mencintai dan melamar orang, maka ada pula hak yang diberikan agama pada orang lain untuk menolak pinangan kita. Bahkan dalam kehidupan rumah tangga pun seorang suami dan istri diberikan hak oleh Allah SWT. Untuk membatalkan sebuah ikatan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ada hak penolakan cinta yang diberikan Allah pada kita? Bahkan dalam pernikahan ada pintu keluar ‘perceraian’? jawabannya adalah sangat mungkin manusia yang jatuh cinta atau setelah membangun rumah tangga, ternyata tak kunjung memperoleh kebahagiaan (al hanaah) dari pasangannya, maka tiada guna mempertahankan sebuah bahtera rumah tangga bila kebahagiaan dan ketentraman tak dapat diraih. Wallahu’alam bi ash shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik." (QS. Al-Baqarah [2] : 229).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir positiflah manakala cinta tak berbalas. Belum tentu kita memperoleh kebahagiaan bila hidup bersamanya. Apa yang kita pandang baik secara kasat mata, belum tentu berbuah kebaikan di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakalanya keinginan untuk hidup bersama orang yang kita idamkan begitu menggoda. Tapi bila ternyata cinta kita bertepuk sebelah tangan, untuk apa semua kita pikirkan lagi? Allah Maha Pangatur, ia pasti akan mempertemukan kita dengan orang yang memberikan kebahagiaan seperti yang kita angankan. Bahkan mungkin lebih dari yang kita harapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Be positive thinking, suatu hari kelak ketika antum telah menikah dengan orang lain - bukan dengan si dia yang antum idamkan - niscaya antum takjub dengan kebahagiaan yang antum rasakan. Percayalah banyak orang yang telah merasakan hal demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Saya tak mungkin berbahagia tanpanya’&lt;br /&gt;Ini adalah perangkap, ia akan memenjarakan kita terus menerus dalam kekecewaan. Perasaan ini juga menghambat kita untuk mendapatkan kesempatan berbahagia dengan orang lain. Mereka yang terus menerus mengingat orang yang pernah menolaknya, dan masih terbius dengan angan-angannya sebenarnya tengah menyiksa perasaan mereka sendiri dan menutup peluang untuk bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berpikir jernih, untuk apa memikirkan orang lain yang sudah menjalani kehidupannya sendiri? Jangan biarkan orang lain membatalkan kebahagiaan kita. Diri kitalah yang bisa menciptakannya sendiri. Untuk itu tanamkan optimisme dan keyakinan terhadap qadla Allah SWT. Insya Allah, akan ada orang yang membahagiakan kita kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta membutuhkan waktu&lt;br /&gt;"Maukah ukhti menjadi istri saya? Saya tunggu jawaban ukhti dalam waktu 1 X 24 jam!" Masya Allah, cinta bukanlah martabak telor yang bisa di tunggu waktu matangnya. Ia berproses, apalagi berbicara rumah tangga, pastinya banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus dipikirkan. Ada unsur keluarga yang harus berperan. Selain juga ada pilihan-pilihan yang mungkin bisa diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi harap dipahami bila kesempatan datangnya cinta itu menunggu waktu. Seorang akhwat yang akan dilamar - contoh extrim pada kasus diatas- bisa jadi tidak serta merta menjawab. Biarkanlah ia berpikir dengan jernih sampai akhirnya ia melahirkan keputusan. Jadi cara berpikir seperti di atas sebenarnya lebih cocok dimiliki anggota tim SWAT ketimbang orang yang berkhitbah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ideal bagus, Tapi realistik adalah Sempurna&lt;br /&gt;"Suami yang saya dambakan adalah yang bertanggungjawab pada keluarga, giat berdakwah dan rajin beribadah, cerdas serta pengertian, penyayang, humoris, mapan dan juga tampan." Itu mungkin suami dambaan Anda duhai Ukhti. tapi jangan marah bila saya katakan bahwa seandainya kriteria itu adalah harga mati yang tak tertawar, maka yang ukhti butuhkan bukanlah seorang ikhwan melainkan kitab-kitab pembinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya tidak ada satupun lelaki didunia ini yang bisa memenuhi semua keinginan kita. Ada yang mapan tapi kurang rupawan, ada yang rajin beribadah tapi kurang mapan, ada yang giat dakwah dakwah tapi selalu merasa benar sendiri, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan berarti kita tidak boleh memiliki kriteria bagi calon suami/istri kita, lantas membuat kita mengubah prinsip menjadi "yang penting akhwat" atau "yang penting ikhwan". Tapi realistislah, setiap menusia punya kekurangan - sekaligus kelebihan. Mereka yang menikah adalah orang-orang yang berani menerima kekurangan pasangannya, bukan orang-orang yang sempurna. Tapi berpikir realistis terhadap orang yang akan melamar kita, atau yang akan kita lamar, adalah kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka doa kita kepada Allah bukanlah, "berikanlah padaku pasangan yang sempurna" tetapi "ya Allah, karuniakanlah padaku pasangan yang baik bagi agamaku dan duniaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan Ruhiyah&lt;br /&gt;Percaya diri itu harus, tapi overselfconfidence adalah kesalahan. Jangan terlalu percaya diri akhi bahwa lamaran antum diterima. Jangan juga terlalu yakin ukhti, bahwa sang pujaan akan datang ke rumah anti. Perjodohan adalah perkara gaib. Tanpa ada seorang pun yang tahu kapan dan dengan siapa kita akan berjodoh. Cinta dan berjodohan tidak mengenal status dan identifikasi fisik. Bukan karena ukhti cantik maka para ikhwan menyukai ukhti. Juga bukan karena akhi seorang hamalatud da’wah lalu setiap akhwat mendambakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan orang lain menurut persepsi kita. Bukankah sering kita melihat seseorang yang menurut kita "luar biasa" berjodoh dengan yang ‘biasa-biasa’. Seperti seringnya kita melihat pasangan yang ganteng dan cantik, populer tapi kemudian berpisah. Inilah rahasia cinta dan perjodohan, tidak bisa terukur dengan ukuran-ukuran manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka landasilah rasa percaya diri kita dengan sikap tawakal kepada Allah. Kita berserah diri kepadaNya akan keputusan yang ia berikan. Jauhilah sikap takkabur dan sombong. Karena itu semua hanya akan membuat diri kita rendah dihadapan Allah dan orang lain. Intinya saya bermaksud mengatakan ‘jangan ke-ge-er-an’ dengan segala title dan atribut yang melekat pada diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beri cinta kesempatan (lagi)&lt;br /&gt;"... dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS. Yusuf [12] : 87). Bersedih hati karena gagal bersanding dengan dambaan hati wajar adanya. Tapi bukan alasan untuk menyurutkan langkah berumah tangga. Dunia ini luas, demikian pula dengan orang-orang yang mencintai kita. Kegagalan cinta bukan berarti kita tidak berhak bahagia atau tidak bisa meraih kebahagiaan. Bila hari ini Allah belum mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai, Insya Allah ia akan datang esok atau lusa, atau kapanpun ia menghendaki, itu adalah bagian dari kekuasaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta juga berproses. Ia membutuhkan waktu. Ia bisa datang dengan cepat tak terduga atau mungkin tidak seperti yang kita harapkan. Ada orang yang dengan cepat berumah tangga, tapi ada pula yang merasakan segalanya berjalan lambat, namun tidak pernah ada kata terlambat untuk merasakan kebahagiaan dalam pernikahan. Beri kesempatan diri kita untuk kembali merasakan kehangatan cinta. ‘love is knocking outside the door.’ Kata musisi Tesla dalam senandung love will find a way. Tidak pernah ada kata menyerah untuk meraih kebahagiaan dalam naungan ridhoNya. Yang pokok, ikhwan atau akhwat yang kelak akan menjadi pasangan kita adalah mereka yang dirihoi agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika melamar kepada kalian seseorang yang kalian ridho agamanya dan akhlaknya maka nikahkanlah ia, bila kalian tidak melakukannya maka akan ada fitnah di muka bumi dan kerusakan yang nyata." (HR. Turmudzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wanita dinikahi karena satu dari tiga hal; dinikahi karena hartanya, dinikahi karena kecantikannya, dinikahi karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama dan akhlak (mulia) niscaya selamat dirimu." (HR. Ahmad). Pacaran? Hm... Tunggu Dulu!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kenal maka tak sayang! Itulah sebuah ungkapan yang telah populer di kehidupan kita. Bahkan, ungkapan itu memang berlaku umum, yaitu sejak seseorang mulai mengenal lingkungan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks hubungan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, istilah "tak kenal maka tak sayang" adalah awal dari terjalinnya hubungan saling mencintai. Apa lagi, di zaman sekarang ini hubungan seperti itu sudah umum terjadi di masyarakat. Yaitu, suatu hubungan yang tidak hanya sekadar kenal, tetapi sudah berhubungan erat dan saling menyayangi. Hubungan seperti ini oleh masyarakat dikenal dengan istilah "pacaran".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah pacaran berasal dari kata dasar pacar yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih. Istilah pacaran dalam bahasa Arab disebut tahabbub. Pacaran berarti bercintaan; berkasih-kasihan, yaitu dari sebuah pasangan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama telah banyak membicarakan masalah ini, seperti misalnya yang terdapat dalam Fatwa Lajnah Daimah, sebuah kumpulan fatwa dari beberapa ulama. Sebelum sampai pada simpulan hukum pacaran, terlebih dahulu ditelusuri berbagai kemungkinan yang terjadi ketika sebuah pasangan muda-mudi yang bukan mahram menjalin hubungan secara intim. Dengan penelusuran seperti ini, suatu tindakan tertentu yang berkaitan dengan hubungan muda-mudi ini dapat dinilai dari sudut pandang syar'i. Dengan demikian, kita akan dengan mudah mengetahui suatu "hubungan" yang masih dapat ditoleransi oleh syariat dan yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi dari sebuah hubungan antara seseorang dengan orang lain secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi lima : perkenalan, hubungan sahabat, jatuh cinta, hubungan intim, dan hubungan suami istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Perkenalan&lt;br /&gt;Islam tidak melarang seseorang untuk mengenal orang lain, termasuk lawan jenis yang bukan mahram. Bahkan, Islam menganjurkan kepada kita untuk bersatu, berjamaah. Karena, kekuatan Islam itu adalah di antaranya kejamaahan, bahkan Allah menciptakan manusia menjadi berbangsa-bangsa dan bersuku-suku itu untuk saling mengenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman yang artinya, "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal." (QS. Al-Hujuraat : 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Sahabat&lt;br /&gt;Hubungan sahabat adalah hubungan sebagai kelanjutan dari sebuah hubungan yang saling mengenal. Setelah saling mengenal, seseorang berhubungan dengan orang lain bisa meningkat menjadi teman biasa atau teman dekat (sahabat). Hubungan sahabat dimulai dari saling mengenal. Hubungan saling mengenal ini jika berlangsung lama akan menciptakan sebuah hubungan yang tidak hanya saling mengenal, tetapi sudah ada rasa solidaritas yang lebih tinggi untuk saling menghormati dan bahkan saling bekerja sama. Contoh yang mungkin dapat diambil dalam hal ini adalah seperti hubungan antara Zainudin MZ dengan Lutfiah Sungkar, Neno Warisman dengan Hari Mukti, dan lain-lain. Mereka adalah pasangan lawan-lawan jenis yang saling mengenal, juga dalam diri mereka terjalin hubungan yang saling menghormati, bahkan mungkin bisa bekerja sama. Dalam Islam, hubungan semacam ini tidaklah dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya." (QS. Al-Maidah : 2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatuh Cinta&lt;br /&gt;Islam juga tidak melarang seseorang mencintai sesuatu, tetapi untuk tingkatan ini harus ada batasnya. Jika rasa cinta ini membawa seseorang kepada perbuatan yang melanggar syariat, berarti sudah terjerumus ke dalam larangan. Rasa cinta tadi bukan lagi dibolehkan, tetapi sudah dilarang. Perasaan cinta itu timbul karena memang dari segi zatnya atau bentuknya secara manusiawi wajar untuk dicintai. Perasaan ini adalah perasaan normal, dan setiap manusia yang normal memiliki perasaan ini. Jika memandang sesuatu yang indah, kita akan mengatakan bahwa itu memang indah. Imam Ibnu al-Jauzi berkata, "Untuk pemilihan hukum dalam bab ini, kita harus katakan bahwa sesungguhnya kecintaan, kasih sayang, dan ketertarikan terhadap sesuatu yang indah dan memiliki kecocokan tidaklah merupakan hal yang tercela. Terhadap cinta yang seperti ini orang tidak akan membuangnya, kecuali orang yang berkepribadian kolot. Sedangkan cinta yang melewati batas ketertarikan dan kecintaan, maka ia akan menguasai akal dan membelokkan pemiliknya kepada perkara yang tidak sesuai dengan hikmah yang sesungguhnya, hal seperti inilah yang tercela."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga ketika melihat wanita yang bukan mahram, jika ia wanita yang cantik dan memang indah ketika secara tidak sengaja terlihat oleh seseorang, dalam hati orang tersebut kemungkinan besar akan terbesit penilaian suatu keindahan, kecantikan terhadap wanita itu. Rasa itulah yang disebut rasa cinta, atau mencintai. Tetapi, rasa mencintai atau jatuh cinta di sini tidak berarti harus diikuti rasa memiliki. Rasa cinta di sini adalah suatu rasa spontanitas naluri alamiah yang muncul dari seorang manusia yang memang merupakan anugerah Tuhan. Seorang laki-laki berkata kepada Umar bin Khattab ra, "Wahai Amirul Mukminin, aku telah melihat seorang gadis, kemudian aku jatuh cinta kepadanya." Umar berkata, "Itu adalah termasuk sesuatu yang tidak dapat dikendalikan." (HR. Ibnu Hazm). Dalam kitab Mauqiful Islam minal Hubb, Muhammad Ibrahim Mubarak menyimpulkan apa yang disebut cinta, "Cinta adalah perasaan di luar kehendak dengan daya tarik yang kuat pada seseorang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai batas ini, syariat Islam masih memberikan toleransi, asalkan dari pandangan mata pertama yang menimbulkan penilaian indah itu tidak berlanjut kepada pandangan mata kedua. Karena, jika rasa cinta ini kemudian berlanjut menjadi tidak terkendali, yaitu ingin memandang untuk yang kedua kali, hal ini sudah masuk ke wilayah larangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman yang artinya, "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.' Katakanlah kepada wanita yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan merekaâ€¦" (QS. An-Nuur : 30 - 31). Menundukkan pandangan yaitu menjaga pandangan, tidak dilepas begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan merasakan kelezatan atas birahinya kepada lawan jenisnya yang beraksi. Pandangan yang terpelihara adalah apabila secara tidak sengaja melihat lawan jenis kemudian menahan untuk tidak berusaha melihat lagi kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jarir bin Abdullah, ia berkata, "Saya bertanya kepada Rasulullah SAW tentang melihat dengan mendadak. Maka jawab Nabi, 'Palingkanlah pandanganmu itu'!" (HR. Muslim, Abu Daud, Ahmad, dan Tirmizi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW berpesan kepada Ali ra yang artinya, "Hai Ali, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya! Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun berikutnya tidak boleh." (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Tirmizi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Jauzi di dalam Dzamm ul Hawa menyebutkan bahwa dari Abu al-Hasan al-Wa'ifdz, dia berkata, "Ketika Abu Nashr Habib al-Najjar al-Wa'idz wafat di kota Basrah, dia dimimpikan berwajah bundar seperti bulan di malam purnama. Akan tetapi, ada satu noktah hitam yang ada wajahnya. Maka orang yang melihat noda hitam itu pun bertanya kepadanya, 'Wahai Habib, mengapa aku melihat ada noktah hitam berada di wajah Anda?' Dia menjawab, 'Pernah pada suatu ketika aku melewati kabilah Bani Abbas. Di sana aku melihat seorang anak amrad dan aku memperhatikannya. Ketika aku telah menghadap Tuhanku, Dia berfirman, 'Wahai Habib?' Aku menjawab, 'Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah.' Allah berfirman, 'Lewatlah Kamu di atas neraka'. Maka aku melewatinya dan aku ditiup sekali sehingga aku berkata, 'Aduh (karena sakitnya)'. Maka Dia memanggilku, 'Satu kali tiupan adalah untuk sekali pandangan. Seandainya kamu berkali-kali memandang, pasti Aku akan menambah tiupan (api neraka)." Hal tersebut sebagai gambaran, bahwa hanya melihat amrad (anak muda belia yang kelihatan tampan) saja akan mengalami kesulitan yang sangat dalam di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Intim&lt;br /&gt;Jika rasa jatuh cinta ini berlanjut, yaitu menimbulkan langkah baru dan secara kebetulan pihak lawan jenis merespon dan menerima hubungan ini, terjadilah hubungan yang lebih jauh dan lebih tinggi levelnya, yaitu hubungan intim. Hubungan ini sudah tidak menghiraukan lagi rambu-rambu yang ketat, apalagi aturan. Dalam hubungan ini pasangan muda-mudi sudah bisa merasakan sebagian dari apa yang dialami pasangan suami istri. Pelaku hubungan pada tingkatan ini sudah lepas kendali. Perasan libido seksual sudah sangat mendominasi. Dorongan seksual inilah yang menjadi biang keladi hitam kelamnya hubungan tingkat ini. Bersalaman dan saling bergandeng tangan agaknya sudah menjadi pemandangan umum di kehidupan masyarakat kita, bahkan saling berciuman sudah menjadi tren pergaulan intim muda-mudi zaman sekarang. Inilah hubungan muda-mudi yang sekarang ini kita kenal dengan istilah "pacaran".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam minggu adalah malam surga bagi pasangan muda-mudi yang menjalin hubungan pada tingkatan ini. Mereka telah memiliki istilah yang sudah terkenal: "apel". Sang kekasih datang ke rumah kekasihnya. Ada kalanya apel hanya dilaksanakan di rumah saja, ada kalanya berlanjut pergi ke suatu tempat yang tidak diketahui lingkungan yang dikenalnya. Dengan begitu, mereka bebas melakukan apa saja atas dasar saling menyukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hakim meriwayatkan, "Hati-hatilah kamu dari bicara-bicara dengan wanita, sebab tiada seorang laki-laki yang sendirian dengan wanita yang tidak ada mahramnya melainkan ingin berzina padanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia berduaan dalam tempat sepi dengan seorang wanita, sedang dia dengan wanita tersebut tidak memiliki hubungan keluarga (mahram), karena yang ketiga dari mereka adalah setan." (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ath-Thabarani meriwayatkan, Nabi SAW bersabda yang artinya, "Awaslah kamu dari bersendirian dengan wanita, demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, tiada seorang lelaki yang bersendirian (bersembunyian) dengan wanita melainkan dimasuki oleh setan antara keduanya. Dan seorang yang berdesakkan dengan babi yang berlumuran lumpur yang basi lebih baik daripada bersentuhan bahu dengan bahu wanita yang tidak halal baginya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Jauzi di dalam Dzamm ul-Hawa menyebutkan bahwa Abu Hurairah ra dan Ibn Abbas ra keduanya berkata, Rasulullah SAW berkhotbah, "Barang siapa yang memiliki kesempatan untuk menggauli seorang wanita atau budak wanita lantas dia melakukannya, maka Allah akan mengharamkan surga untuknya dan akan memasukkan dia ke dalam neraka. Barangsiapa yang memandang seorang wanita (yang tidak halal) baginya, maka Allah akan memenuhi kedua matanya dengan api dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam neraka. Barangsiapa yang berjabat tangan dengan seorang wanita (yang) haram (baginya) maka di hari kiamat dia akan datang dalam keadaan di belenggu tangannya di atas leher, kemudian diperintahkan untuk masuk ke dalam neraka. Dan barangsiapa yang bersenda gurau dengan seorang wanita, maka dia akan ditahan selama seribu tahun untuk setiap kata yang diucapkan di dunia. Sedangkan setiap wanita yang menuruti (kemauan) lelaki (yang) haram (untuknya), sehingga lelaki itu terus membarengi dirinya, mencium, bergaul, menggoda dan bersetubuh dengannya, maka wanita itu juga mendapatkan dosa seperti yang diterima oleh lelaki tersebut."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan intim ini akan sampai pada puncaknya jika terjadi suatu hubungan sebagaimana layaknya yang dilakukan oleh suami istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Hubungan Suami-Istri&lt;br /&gt;Agama Islam itu adalah agama yang tidak menentang fitrah manusia. Islam sangat sempurna di dalam memandang hal semacam ini. Manusia diciptakan oleh Allah SWT memiliki dorongan seks. Oleh karena itu, Islam menempatkan syariat pernikahan sebagai salah satu sunah nabi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan sepasang kekasih mencapai puncak kedekatan setelah menjalin hubungan suami-istri. Dengan pernikahan, seseorang sesungguhnya telah dihalalkan untuk berbuat sesukanya terhadap istri/suaminya (dalam hal mencari kepuasan libido seksualnya: hubungan badan), asalkan saja tidak melanggar larangan yang telah diundangkan oleh syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak menyangkal bahwa di dalam kenyataan sekarang ini meskipun sepasang kekasih belum melangsungkan pernikahan, tetapi tidak jarang mereka melakukan hubungan sebagaimana layaknya hubungan suami-istri. Oleh karena itu, kita sering mendengar seorang pemudi hamil tanpa diketahui dengan jelas siapa yang menghamilinya. Bahkan, banyak orang yang melakukan aborsi (pengguguran kandungan) karena tidak sanggup menahan malu memomong bayi dari hasil perbuatan zina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika suatu hubungan muda-mudi yang bukan mahram (belum menikah) sudah seperti hubungan suami istri, sudah tidak diragukan lagi bahwa hubungan ini sudah mencapai puncak kemaksiatan. Sampai hubungan pada tingkatan ini, yaitu perzinaan, banyak pihak yang dirugikan dan banyak hal telah hilang, yaitu ruginya lingkungan tempat mereka tinggal dan hilangnya harga diri dan agama bagi sepasang kekasih yang melakukan perzinaan. Selain itu, sistem nilai-nilai keagamaan di masyarakat juga ikut hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab Ibnu Majah diriwayatkan bahwa Ibnu Umar ra bertutur bahwa dirinya termasuk sepuluh orang sahabat Muhajirin yang duduk bersama Rasulullah SAW. Lalu, beliau mengarahkan wajahnya kepada kami dan bersabda, "Wahai segenap Muhajirin, ada lima hal yang membuat aku berlindung kepada Allah dan aku berharap kalian tidak mendapatkannya. Pertama, tidaklah perbuatan zina tampak pada suatu kaum sehingga mereka melakukan terang-terangan, melainkan mereka akan tertimpa bencana wabah dan penyakit yang tidak pernah ditimpakan kepada orang-orang sebelum mereka. Kedua, tidaklah suatu kaum mengurangi takaran dan timbangan, melainkan mereka akan tertimpa paceklik, masalah ekonomi, dan kedurjanaan penguasa. Ketiga, tidaklah suatu kaum menolak membayar zakat, melainkan mereka akan meng alami kemarau panjang. Sekiranya tidak karena binatang, niscaya mereka tidak akan diberi hujan. Keempat, tidaklah suatu kaum melakukan tipuan (ingkar janji), melainkan akan Allah utus kepada mereka musuh yang akan mengambil sebagian yang mereka miliki. Kelima, tidaklah para imam (pemimpin) mereka meninggalkan (tidak mengamalkan Al-Qur'an), melainkan akan Allah jadikan permusuhan antar mereka." (HR. Ibnu Majah dan Hakim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semalam aku melihat dua orang yang datang kepadaku. Lantas mereka berdua mengajakku keluar. Maka aku berangkat bersama keduanya. Kemudian keduanya membawaku melihat lubang (dapur) yang sempit atapnya dan luas bagian bawahnya, menyala api, dan bila meluap apinya naik orang-orang yang di dalamnya sehingga hampir keluar. Jika api itu padam, mereka kembali ke dasar. Lantas aku berkata, 'Apa ini?' Kedua orang itu berkata, 'Mereka adalah orang-orang yang telah melakukan zina'." (Isi hadits tersebut kami ringkas redaksinya. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atha' al-Khurasaniy berkata, "Sesungguhnya neraka Jahanam memiliki tujuh buah pintu. Yang paling menakutkan, paling panas dan paling busuk baunya adalah pintu yang diperuntukkan bagi para pezina yang melakukan perbuatan tersebut setelah mengetahui hukumnya." (Dzamm ul-Hawa, Ibnul Jauzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui dampak negatif yang sangat besar ini, kita akan menyadari dan meyakini bahwa apa yang disabdakan oleh Rasulullah SAW itu ternyata memang benar. Apabila seorang pemuda sudah siap untuk menikah, segerakanlah menikah. Hal ini sangat baik untuk menghindari terjadinya perbutan maksiat. Tetapi, jika belum mampu untuk menikah, orang tersebut hendaknya berpuasa. Karena, puasa itu di antaranya dapat menahan hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai segenap pemuda, barang siapa yang mampu memikul beban keluarga hendaklah menikah. Sesungguhnya pernikahan itu lebih dapat meredam gejolak mata dan nafsu seksual, tetapi barang siapa belum mampu, hendaklah dia berp uasa, karena puasa itu benteng (penjagaan) baginya." (HR. Bukhari). (Abu Annisa) &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-7023666994771465883?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/7023666994771465883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=7023666994771465883' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/7023666994771465883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/7023666994771465883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2008/11/bila-cinta-tak-berbalas.html' title='Bila cinta tak berbalas..'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-3779762261295958860</id><published>2008-08-28T01:48:00.003+03:00</published><updated>2008-08-28T01:54:55.758+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='earning money from google'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='adsense pertama Q'/><title type='text'>akhirnya bisa juga bikin adsense</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SLXaR5pr_PI/AAAAAAAAABM/AJYiJ7KsrRg/s1600-h/asdsense+pertamaQ.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SLXaR5pr_PI/AAAAAAAAABM/AJYiJ7KsrRg/s400/asdsense+pertamaQ.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239333742583741682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;jam 01.49 am hari kamis&lt;br /&gt;wah seneng banget akhirnya bisa juga bikin adsense google d blog Q, so semakin banyak d klik semakin banyak pula dolar yg d dapat, so temen2 tlg d klik aja y adsense d sana yg tulisan (adds by google)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;ini dia bisnis internet yg prospektif, ternyata bikin adsense g sulit2 amat, amat aja gak sulit hehehe..so nggak jamanya lagi ngenet ngeluarin duit, tapi ngenet dapat duit ;)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-3779762261295958860?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/3779762261295958860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=3779762261295958860' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/3779762261295958860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/3779762261295958860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2008/08/akhirnya-bisa-juga-bikin-adsense.html' title='akhirnya bisa juga bikin adsense'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SLXaR5pr_PI/AAAAAAAAABM/AJYiJ7KsrRg/s72-c/asdsense+pertamaQ.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-3308719560572528423</id><published>2008-08-21T01:04:00.002+03:00</published><updated>2008-08-21T01:09:28.956+03:00</updated><title type='text'>laskar pelangi de movie</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKyVhT5v4eI/AAAAAAAAAAg/HtoNzG-GV-A/s1600-h/laskarpelangi-movie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKyVhT5v4eI/AAAAAAAAAAg/HtoNzG-GV-A/s320/laskarpelangi-movie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236724866235752930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKyVhetzbnI/AAAAAAAAAAo/R2j8Ts6vkEY/s1600-h/andrea+n+LP.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKyVhetzbnI/AAAAAAAAAAo/R2j8Ts6vkEY/s320/andrea+n+LP.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236724869138443890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah sukses menjadi novel best seller dengan penjualan lebih dari 500.000 eksemplar, kini Laskar Pelangi siap diangkat ke layar lebar dan akan memasuki tahap syuting pada tanggal 25 Mei 2008.  Film ini diproduksi oleh Miles Films bekerjasama dengan Mizan Cinema Productions, ?B? Edutainment dan Iluni UI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laskar Pelangi adalah sebuah kisah anak bangsa yang menggambarkan perjuangan guru dan 10 siswa di Belitong untuk sebuah pendidikan. Ide pembuatan film ini berawal dari rasa kagum Mira Lesmana dan Riri Riza selaku Produser dan Sutradara film ini terhadap buku karya Andrea Hirata yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2004. ?Buku Laskar Pelangi sanggup membuat kita tiba-tiba merasa bangga jadi orang Indonesia dan memompa semangat serta optimisme kebangsaan, dengan hadirnya karakter anak-anak Laskar Pelangi, Ibu Muslimah dan Bapak Harfan,? ucap Mira Lesmana selaku Produser film ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selaku sutradara film Laskar Pelangi, Riri Riza mengungkapkan:  ?Laskar Pelangi memiliki cerita yang unik dan penuh dinamika dengan hadirnya 10 siswa dengan kararkter yang sangat kuat dan seorang guru ambisius yang  mempunyai cita-cita besar dan luhur. Dan Andrea Hirata adalah faktor yang sangat penting kenapa kami ingin memfilmkan buku Laskar Pelangi ini. Saat pertama kali ketemu dengan Andrea, ada antusiasme yang terlihat di dirinya. Bertemu Andrea Hirata seperti melihat matahari yang bersinar keras sekali dan sangat inspiring.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sang penulis, Andrea Hirata, bukan hal yang mudah untuk mengijinkan karya sastra pertamanya ini untuk difilmkan. Jelas Andrea mempunyai alasan khusus kenapa ia mempercayakan penggarapan film Laskar Pelangi ini kepada Mira Lesmana dan Riri Riza. ?Ada beberapa alasan kenapa saya rela  menyerahkan cerita Laskar Pelangi ini kepada Mira Lesmana dan Riri Riza. Pertama, Mira dan Riri adalah sineas yang memiliki integritas, yang tidak semata melihat keinginan pasar dalam membuat karyanya. Kedua, Mira dan  Riri mempunyai talent yang langka dalam membuat sebuah karya seni. Mereka bisa membuat film box office, tapi tetap bermutu. Dan setelah lama bergaul dengan mereka, saya semakin yakin kalau kedua sineas ini mempunyai indra keenam dalam membuat sebuah karya dan mempunyai perspektif yang unik,? ungkap Andrea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara menurut Putut Widjanarko, Vice President Operation Mizan Publika, dengan terjunnya Mizan dalam produksi film ini merupakan konsekuensi logis dari strategi pengembangan Mizan ke depan. ?Mizan Prouductions sangat bangga bekerjasama dengan Miles Films menghadirkan film yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh masyarakat Indonesia ini. Apalagi buku best seller Laskar Pelangi adalah terbitan salah satu penerbit dalam kelompok Mizan, yaitu penerbit Bentang Pustaka.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melewati proses pertemuan dan diskusi dengan sang penulis selama satu tahun, akhirnya Juli - Desember 2007, proses penulisan skenario yang ditulis oleh Salman Aristo, dibantu oleh Riri Riza dan Mira Lesmana pun dimulai.  Dan persiapan produksi pun sudah dilakukan sejak Juli 2007 lalu dengan melakukan proses penulisan skenario, survey lokasi, serta casting para pemain Laskar Pelangi. ?Dalam proses pembuatan film ini hampir 100% pengambilan gambar dan syuting dilakukan di Belitong. Dan satu hal yang cukup istimewa di film ini, 12 orang pemain, 10 Laskar Pelangi dengan dua karakter pelengkap yang memerankan Flo dan A Ling, semuanya asli dari Belitong,? cerita Mira, antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun keinginan Rira dan Mira untuk menampilkan anak-anak asli Belitong agar chemistry antara cerita dan para pemain muncul secara real dan natural. ?Sejak awal kami memang tidak terpikirkan untuk menggunakan pemain di luar kota Belitong untuk tokoh-tokoh anak Laskar Pelangi. Jadi proses hunting dan casting pemain pun sudah kami lakukan sejak awal persiapan produksi,? ujar Riri. ?Meskipun anak-anak ini belum berpengalaman dan awam dengan dunia akting, tapi mereka ini adalah anak-anak yang sangat berbakat, punya keberanian, mau mencoba, dan yang terpenting, mereka bisa mempresentasikan tokoh-tokoh utama di film ini,? lanjut Mira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjalani proses hunting dan casting di Belitong, akhirnya terpilih juga 12 orang pelajar Belitong yang akan memerankan karakter Ikal, Lintang, Mahar, Syahdan, Borek, Kucai, A Kiong, Sahara, Trapani, Harun, Flo, dan A Ling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bocah2 asli belitong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, bukan berarti Mira luput menampilkan para pemain profesional. 12 nama aktor profesional pun turut tampil meramaikan film ini, seperti Cut Mini, Ikranegara, Lukman Sardi, Ario Bayu, Tora Sudiro, Slamet Raharjo, Alex Komang, Mathias Muchus, Rieke Diah Pitaloka, Robbie Tumewu, JaJang C. Noer, dan Teuku Rifnu Wikana .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film yang diperuntukkan bagi semua umur dan kalangan ini rencananya akan beredar di bioskop di seluruh Indonesia pada liburan Lebaran 2008 ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-3308719560572528423?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/3308719560572528423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=3308719560572528423' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/3308719560572528423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/3308719560572528423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2008/08/laskar-pelangi-de-movie.html' title='laskar pelangi de movie'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKyVhT5v4eI/AAAAAAAAAAg/HtoNzG-GV-A/s72-c/laskarpelangi-movie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-105513513115087432</id><published>2008-08-14T09:11:00.001+03:00</published><updated>2008-08-14T09:11:42.156+03:00</updated><title type='text'>Bercocok Ide</title><content type='html'>"ide ibarat tanaman,dia perlu dibibit, dipupuk, diairi, dirawat lalu baru bisa dipanen."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;imajinasiku ingin selalu kupaksa untuk terus menerawang, kadang buntu kadang juga cemerlang,seperti cerahnya warna lampu neon yang menerangi kegelapan malam, ah.. tapi kebuntuan lebih banyak menjalar di benakku, tatkala ingin kugoreskan semua hal yang tersirat di pikiranku, kebuntuan selalu sering datang dan hinggap. memang aku belum terbiasa meramunya, ia masih berbentuk bibit, sangat muda dan polos sekali, ia sering malu untuk muncul jika tidak dipancing dengan sentuhan-sentuhan imajinatif, bisa dengan membaca artikel, hingga membaca cerita temen-temen, sampai munculnya ego dan motivasi calon bibit "ide" ku ini.&lt;br /&gt;aku sadar untuk terus menjaga kelanggengan ideku aku harus selalu memupuknya dengan banyak membaca, membiasakan diri untuk menulis hingga sekecil apapun, bahkan kongkow-kongkow dengan para kuli tinta dan para kutu buku semakin sering ku alami. kadang juga mengairinya dengan banyak membaca kembali tulisanku, sedikit membubuhinya dengan diksi dan deskripsi yang semakin memperindah ideku.&lt;br /&gt;meski bukan semudah membalik telapak tangan untuk selalu menjaga ideku dan menuangkanya dalam bentuk tulisan, menulis tiap hari, mencatat rapi kejadian hidupku dalam buku diare, hingga mengisi dan posting artikel di blog-blog, multiply, sampai web site pribadiku.&lt;br /&gt;ingin sekali aku memetik panenya dalam bentuk karya, bisa menjadi sebuah buku yang inspiratif hingga berlabelkan "best seller" atau sebuah memoar yang cukuplah menjadi bukti keberadaanku di dunia ini, sebagai catatan pengalaman hidup dan upaya berbagi cerita dengan anak cucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kairo,3 hari menjelang hari kemerdekaan, 2008 &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-105513513115087432?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/105513513115087432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=105513513115087432' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/105513513115087432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/105513513115087432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2008/08/bercocok-ide.html' title='Bercocok Ide'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-3795530640300534296</id><published>2008-08-12T18:32:00.006+03:00</published><updated>2008-08-12T18:49:22.899+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='astul (asal tulis)'/><title type='text'>tajdid blog pertama ku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKGwwoY-l5I/AAAAAAAAAAY/zT1s_j25bxc/s1600-h/blog+Q.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKGwwoY-l5I/AAAAAAAAAAY/zT1s_j25bxc/s320/blog+Q.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233658591503619986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;istilah tajdid dalam bahasa arab sering di maknai dengan rekontruksi, meski lebih fix nya dengan istilah renew menurut azyumadri azra ketika mengertikan terma pembaharuan, tapi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;renew&lt;/span&gt; kali ini adalah sebuah ungkapan untuk pembaharuan yang ada dalam blogQ, yah setengah harian pasnya (dimulai dari ba'da zuhur hingga menjelang petang) ane ngutak-ngatik blog untuk memperbaharui template, nambah aplikasi jam, counter pengunjung, daftar tamu n logo point kemudian.com. dan emang sangat berkesan ketika memasang point situs menulis kemudian .com karena emang sudah setahun lebih ane nggak pernah lagi aktif di situs kepenulisan ini, palagi dah lupa ma password n id usernya, yah hamdalah akhirnya ketemu juga... moga g hanya bikin blog, situs pribadiku (cc.or, nunggu 2 hari lg utk aktivasi) bisa terwujud, n terutama bisa menjadi motivasi utk bisa lebih semangat dalam menulis, bersilaturrohim, tasliyah, browsing2 hingga trading hehehe..so bagi temen2 d tggu tips2 yg lain utk belajar HTML yah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-3795530640300534296?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/3795530640300534296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=3795530640300534296' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/3795530640300534296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/3795530640300534296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2008/08/tajdid-blog-pertama-ku.html' title='tajdid blog pertama ku'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKGwwoY-l5I/AAAAAAAAAAY/zT1s_j25bxc/s72-c/blog+Q.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-6447436618465629410</id><published>2008-08-12T15:46:00.005+03:00</published><updated>2008-08-12T18:55:22.478+03:00</updated><title type='text'>Pendakian dingin!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKGHzFm3MZI/AAAAAAAAAAQ/M3xQNDmPz4M/s1600-h/DSC03185.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKGHzFm3MZI/AAAAAAAAAAQ/M3xQNDmPz4M/s320/DSC03185.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233613553729483154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;kenangan mendaki di gunung sinai, spesialnya merasakan dinginya es di kaki gunung sinai, lebih pasnya dibilang es bukan salju, coz es nya padat, mirip batu es d freezer kulkas, emang moment yg langka seh, karena jarang2 es turun di afrika, di eropa saja tidak semua negara mendapatkan es dan salju, so beruntung banget bisa ngerasain dinginya es, plus nampang bercengkrama dengan si jago dingin hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-6447436618465629410?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/6447436618465629410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=6447436618465629410' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/6447436618465629410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/6447436618465629410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2008/08/aku-sang-pendaki-kenangan-mendaki-di.html' title='Pendakian dingin!!'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0UFnTegCUXA/SKGHzFm3MZI/AAAAAAAAAAQ/M3xQNDmPz4M/s72-c/DSC03185.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-318795520305983015</id><published>2007-07-04T13:13:00.003+03:00</published><updated>2008-08-12T16:02:58.712+03:00</updated><title type='text'>contoh sinopsis terjemahanQ</title><content type='html'>judul asli: Idaotudzat dalil asy-syabab ila-annajah&lt;br /&gt;judul terjemahan: menejemen diri, konsep sukses remaja&lt;br /&gt;penulis :doktor Akrim ridha&lt;br /&gt;penerbit: Daru-at-tauzi' wa-annasyr al-Islamiyah&lt;br /&gt;cet pertama: mei 1999,&lt;br /&gt;cet keempat 2007&lt;br /&gt;jumlah hal:289&lt;br /&gt;tema : peningkatan diri/life skill&lt;br /&gt;segmentasi:remaja&lt;br /&gt;cover:soft&lt;br /&gt;ukuran kertas :14,5 cm x 20,5cm&lt;br /&gt;indeks: ISBN 977-265-224-2&lt;br /&gt;Kerangka:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;pendahuluan cetakan ke empat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;cara jitu memantapkan tujuan&lt;br /&gt;pertanyaan penting&lt;br /&gt;10 langkah menuju sukses&lt;br /&gt;mencoba adalah cara yang terbaik&lt;br /&gt;apa itu"diri"? dan bagaimana meningkatkanya?&lt;br /&gt;Langkah pertama = semua tentang tujuanmu&lt;br /&gt;tanda - tanda kegagalan&lt;br /&gt;orang sukses dan tujuan hidup mereka&lt;br /&gt;tujuan yang jelas&lt;br /&gt;nilai sebuah mimpi&lt;br /&gt;dzikir dan hitunganya&lt;br /&gt;macam- macam tujuan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;LANGKAH KEDUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakekat Imanmu&lt;br /&gt;sampai memastikan tujuanmu&lt;br /&gt;cahaya suatu keinginan&lt;br /&gt;kenapa tidak kamu batasi keinginanmu&lt;br /&gt;bagaimana membatasi keinginan&lt;br /&gt;dan sekarang abatasi keinginanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH KETIGA = IDE,SEKEDAR OMONGAN ATAU SEBUAH MIMPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pikiran  yang hidup&lt;br /&gt;barfikir wajib dalam Islam&lt;br /&gt;rasa simpati&lt;br /&gt;belajar bagaimana berfikir&lt;br /&gt;menunda berfikir&lt;br /&gt;kapan kamu berfikir&lt;br /&gt;ide&lt;br /&gt;apa itu inovasi?&lt;br /&gt;5 langkah sampai kamu bisa berinovasi&lt;br /&gt;duduk bertafakur&lt;br /&gt;bagaimana kamu membunuh idemu&lt;br /&gt;cerita berkembangnya suatu ide&lt;br /&gt;kesalahan- kesalahan berfikir&lt;br /&gt;berfikir cemerlang dan selesaikan semua masalah          pertama = pahami masalah          kedua    = saran yang mungkin dapat menyelesaikan          ketiga    = penyelesaian yang terbaik    15. peta tahapan penyelesaian masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH KEEMPAT= SEBAIKNYA KAMU MEMPUNYAI KUNCI MENGATUR PEKERJAANMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perencanaan&lt;br /&gt;apa itu perencanaan&lt;br /&gt;unsur - unsur suatu  rencana&lt;br /&gt;kelebihan bekerja terencana&lt;br /&gt;apakah  berencana  itu penting?&lt;br /&gt;berencana  dengan beberapa langkah&lt;br /&gt;antara rencana dan keyakinan&lt;br /&gt;rencanakan dan rencanakan&lt;br /&gt;Muhammad SAW&lt;br /&gt;hijrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH KEENAM = KELELAHAN YANG BERMAKNA KETIKA KAMU MENJADI TAULADAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teladan yang mencari panutan&lt;br /&gt;burung gagak yang menari&lt;br /&gt;pertimbangkan ketika memilih&lt;br /&gt;mengikuti selain panutan&lt;br /&gt;hingga kamu mendapatkan hidayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH KETUJUH = JALANMU DALAM BEKERJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roger beikown&lt;br /&gt;hingga kita bekerja&lt;br /&gt;cerita "Abu Muhammad"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH KEDELAPAN = KAPAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sabar dan artinya&lt;br /&gt;sabar dan hurufnya&lt;br /&gt;bersama Allah&lt;br /&gt;mereka berkata tentang sabar&lt;br /&gt;Ummu Salamah R.A&lt;br /&gt;sabar yang dilarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH KESEMBILAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hati yang mantap&lt;br /&gt;orang- orang sabar&lt;br /&gt;Dzun nurain&lt;br /&gt;wanita yang bersabar&lt;br /&gt;bersama dalam jalan yang benar&lt;br /&gt;bersama Salman R.A&lt;br /&gt;kembalinya sang pemimpin&lt;br /&gt;perjanjian teralhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH KESEPULUH = JADIKAN HIDUPMU NIKMAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gigi gergaji&lt;br /&gt;5 tiang kesuksesn        pertama : menjinakkan harimau       kedua    : mulailah dari yang palig penting       ketiga    : beristirahatlah       keempat  : rubahlah bentuk pekerjaan       kelima   : kenapa tidak kamu salurkan hobimu        3. dan sekarang mulailah    4. Referensi    5. daftar pustaka&lt;br /&gt;PROLOG:    Kehidupan manusia tidak selamanya statis, seiring dengan bergantinya waktu bertambah pula umur manusia. maka kehidupan menusia pun berubah dari pertama ia diciptakan, lahir dalam bentuk bayi , bertambah dewasa hingga ia dikembalikan lagi kepada sang pencipta pada saat ia telah tiada.    Sudah menjadi fitrah, manusia selalu bergerak dan berkembang karena memang secara terminologi definisi "An-nas" berasal dari kata nawasa yang berarti bergerak, meski terdapat dua kemungkinan yang pasti akan di tempuhnya yakni antara jalan kesuksesan atau kegagalan.    Dan untuk mencapai suatu kesuksesan hal yang mutlak di butuhkan adalah adanya self menegement. atau perencanaan diri, baik dari perencanaan waktu, tenaga maupun pikiran.    Tidak di elakan pula bahwa peningkatan diri tidak bisa dilakukan seorang diri karena manusia adalah makhluk sosial, disamping itu perluya kesadaran yang timbul dari dirinya sendiri maupun orang lain. Orang yang sukses adalah orang yang mahir serta terampil dalam mengelola dirinya , sehingga ketrampilan mengelola hidup wajib&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-318795520305983015?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/318795520305983015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=318795520305983015' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/318795520305983015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/318795520305983015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/07/contoh-sinopsis-terjemahanq.html' title='contoh sinopsis terjemahanQ'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-5188577208927080498</id><published>2007-07-04T13:08:00.000+03:00</published><updated>2007-07-04T13:09:19.188+03:00</updated><title type='text'>Hikmah : PELAJARAN DI BALIK BENCANA YANG TERJADI</title><content type='html'>Hikmah : PELAJARAN DI BALIK BENCANA YANG TERJADI&lt;br /&gt;Oleh : Muhammad Nidauddin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh luar biasa dasyat ketika Allah menunjukkan keperkasaan-nya. Kata-kata menjadi tumpul, tak mampu menggambarkannya. Kita seakan tak akan percaya bahwa malapetaka yang sedikit pun tak terbayangkan oleh kita, bisa benar-bnarterjadi,jika Allah menghendaki , apa yang difirmankan , dalam surat Al-Qaari`ah ayat 5,l Misalnya " dan gunung-gunungseperti bulu yang di hambur-hamburkan ,"bukanlah sekedarpuisi yang di indah-indahkan.&lt;br /&gt;Setelah menyaksikan sendiri bencana Gempa yang sangat mengenaskan itu, kita di sadarkan dan diyakinkan bahwa tak ada yang mustahil bagi Allah . segala peristiwa yag paling ajaib , bahkan seribu kali lebih dahsyat dari bencana –bencana yang lain, itu sangatlah sepele bagi Allah .&lt;br /&gt;Sesungguhnya sangat banyak ayat dalam Alqur`an yang mengungkap berbagai ke ajaiban , baik keajaiban yang memesonakan, menabjubkan, menyedihkan , maupun yang menyengsarakan. Maupun yang menyengsarakan. Tentang Gempa, Misalnya dalam Glosari Alqur`an yang akan di susun Muhammad Chirzin ( Lazuardi, 2003 ), secara akspisit di sebutkan ada tiga ayat dari surat; Al-A`raaf 78 dan 91, serta Al-Ankabuut 37.&lt;br /&gt;Ketiga berkisah tentang kutukan kepada para penentang Nabi Shaleh,Luth,dan Nabi Syu`aib. Salah satu di antaranya adalah;`maka mereka mendustakan Syu`aib, lalu mereka di timpa gempa yang sangat dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka." ( Al-`Ankabut 37 )&lt;br /&gt;Ketiga ayt tersebut secara gemblang menyebutkan bahwa gempa terjadi bukab semata-mata peristuwa alam, melainkanciptaaan Dzat MahaPerkasa yang memiliki dan menguasai seluruh alam ini. Mengapa Allah menciptakan bencana ? Wallahu a`la, hanya Allah yang tahu.&lt;br /&gt;Kita hanya sejemput debu yang tak memiliki daya apa pun di hadapannya. Kita wajib percaya bahwa dialik setiap bencana selalu ada hikmah yang tersembunyi. Tugas kitalah untuk menguak tabir rahasia itu .&lt;br /&gt;Ibnu Taimiyyah dalam salah satu kitabnya, Al-Hasanah was`sayyiah, memberi argumen, sangat tidak masuk akal jika Allah bermaksud menyengsarakan manusia. Itu amat bertentangan dengan sifat-nya yang rahman dan rahim.&lt;br /&gt;Allah maha suci dan maha besar, karena itu terjaga dari segala perbuatan kotor , keji , dengki, dendam , ataupun khilaf." Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari ( kesalahan ) darimu sendiri," tulis Ibnu Taimiyyah mengutip Al-An Nisa`79.&lt;br /&gt;Untuk Memahami itu , tak ada lain , kita perlu sikap rendah hati dan bertanya pada dirisendiri: Adakah kesalahan yang kita lakukan selama ini hingga laut dan bumi Jogya yang indah dengan kota terpelajar berubah menjadi bencana ? dalam Islam, sikap rendah hati ini cerminan dari takwa yang ,di satu pihakkita di wajibkan untuk pasrah ,dan di lain pihak di perintahkan berusaha tanpa mengenal putus asa.&lt;br /&gt;Dalamusaha itulah akan datang harapan. Dan , Islam sesungguhnya adalah harapan itu. Wallahu a`lam bis shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tulis post di sini&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tulis sisanya di sini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-5188577208927080498?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/5188577208927080498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=5188577208927080498' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/5188577208927080498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/5188577208927080498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/07/hikmah-pelajaran-di-balik-bencana-yang.html' title='Hikmah : PELAJARAN DI BALIK BENCANA YANG TERJADI'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-3476273635869193673</id><published>2007-07-04T13:07:00.000+03:00</published><updated>2007-07-04T13:08:12.773+03:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>"-Indo-Mie…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yahya Indonesia " Yahya Indo-mie" ucapnya penuh girang, Jujur aku bangga di bela oleh Mama yg mendukungku, orang – orang di sekelilingku pun ikut tertawa, perseteruan yang sempat menjadikan suasana tegang kini menjadi hangat,dan bersahabat, kerinduanku akan indo terobati, seakan aku sudah bearada dikampung halamanku sekarang.hingga rasa kebanggaanku terusik sejenak, ada perasaan resah yg terpendam tiba - tiba muncul, membuatku menundukkan pandangan, mengernyitkan dahi, meski suara hati itu pun berbisik miris "Coba ada merek lainya selain IndoMie yang membuat bangsa indonesia semakin dihormati?". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;#Matahari menatap#&lt;br /&gt;Sinar surya menembus celah - celah tirai, mengusir kedinginan malam yang membekas. Di atas hamparan kasur lampu yang telah redup,,harum ruangan itu semerbak. Aku pun tak kuasa hanyut dalam rayuanya, apalagi belainya penuh mesra, tawarkanku kehangatan. Santa Maria masih setia memelukku dengan mesra. Melindungiku dari dinginya udara. Hingga seseorang mendobrak pintu mencoba memisahkanku darinya,memaksaku melepaskan belaianya, meninggalkanya sendirian membisu. Aku pun tak kuasa menghadapinya, tapi sosok itu lebih kuat dari ku, tubuhku bertubi- tubi diserangnya, membabi buta, dan kini semakin keras tepukan itu menghantam tubuhku, aku mengerang kesakitan. Dan… Aku terbangun, tertegun di depan seseorang yang sedari tadi berdiri dihadapanku, berhasil membangunkanku  dan langsung berteriak : "jam setengah tujuh mau jama' solat subuh sama duha??"&lt;br /&gt;Mataku yang masih sipit, terbelalak. 'ketek' kotoran mata yang mengendap kubersihkan Selimut " Santa Maria " yang membalutku kusingkap. Kubangkit mengejar mentari menjemput sisa waktu subuh yang sebentar lagi pudar. 'Jujur' moga solatku masih dicatet sebagai ibadah solat subuh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Mentari membakar#&lt;br /&gt;Hari ini aku malas kuliah, salah satu alasanya udara diluar yang panas. Meski kulit ku sawo matang aku tetap enggan membiarkanya terbakar, takut nanti pulang kerumah dikatain orang negro lagi, harusnya kan pulang nanti lebih mirip dari orang mesir gak usah tinggi- tinggi, paling gak ngalahin nasyider Sami Yusuf, atau persis Nabi Yusuf deh…&lt;br /&gt;            Entah angin apa yang membawaku untuk rindu rumah (yang pasti bukan angin topan lah), rasanya pingin pulang ke kampung halaman, yah…sekedar melepaskan rasa kangen. Aku tahu itu hal yang susah, karena aku sadar status ku kan masih 'seperti yang dulu' (emangnya kayak lagu ungu) alias aku ini turis 'kere', pergi ke Mesir aja harus jual sepeda motor warisan kakekku, itu pun untung- untungan dihargai mahal katanya sih mo dipajang di museum kota, masih katanya lagi itu termasuk barang yang hampir punah, percaya gak sih!.   Jarum jam kini menunjukkan pukul 09.00. menyalakan Komputer, mendengarkan lagu, serta mengenang foto-foto keluarga aku pikir dapat mengobati kerinduanku. Demi menjaga semangat nasionalismeku akupun menyetel lagu – lagu kemerdekaan, lagu jembatan merah cocok, gumamku disamping deket dengan rumah tempat ku berdomisili, juga ada kenangan indah ketika aku pulang mancing dengan hasil ikan yang lumayan gede, hingga temen-temenku memujiku, bangga bila sampai kuberikan ibuku untuk dimasak, meski akhirnya aku juga pulang dengan tanpa tangan kosong melainkan benjolan dikepala akibat salah ambil pancing milik orang, mangkanya kisah ini lebih tepat di bilang nostal 'Gila'.&lt;br /&gt;            Dua jam berlalu, perutku berdering (emang alarm) pertanda lapar, aku sendirian di rumah, empat orang temanku tetap pergi kuliyah karena pingin ngurus kerneh yang tak kunjung selesai. Demi menina-bobokkan perut ku terpaksa aku harus keluar, membeli Indomie, yang memang menjadi santapan yang tepat, praktis meski harganya sedikit miris. Walhasil aku harus menyerah untuk membiarkan kulitku sedikit tersengat sinar matahari padahal aku sudah berniat menjaganya agar tetap manis dengan sawo matangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tulis sisanya di sini&lt;br /&gt;#Matahari masih membakar#Desiran debu, angin berhembus panas, menerbangkan dedaunan yang kering. Tanaman pun seakan meredupkan tangkainya, mencoba melindungi dirinya dari semburan sang surya. Terlihat bayangan seorang pemuda bergerak cepat, langkahnya gesit, seakan ia tengah dikejar oleh sesuatu, sesuatu yang mungkin akan membahayakan dirinya, yah.. pemuda itu adalah aku, yang mencari keteduhan bayangan imaroh yang mungkin dapat menolongku menghindari sinarnya. Hingga "Supermarket Rohmah" menungguku, pintunya terbuka seakan mempersilahkanku untuk memasukinya karena…. Karena beli Indominya disana… "Assalamu'laikum" sapaku pada perempuan berumur lima puluhan yang sering kupanggil mama, entah aku bingung hubungan darah apa yang kami miliki hingga aku akrab memanggilnya begitu, ataukah kakeknya pernah donordarah ke kakekku yang konon pernah ke Mesir, karena itu bisa menjadi alasan hubungan darah yang kami miliki (ngibul kali…)" 'Alaikum salam yabni muhammad min andoneisy" jawabnya penuh harmonisMuhammad begitulah ia memanggilku, karena memang orang mesir gak mau susah-susah menghapalkan nama jadi nama mereka ya tidak berkisar pada empat nama, yakni Muhammad, Mahmud, Ahmad atau Ali. Bisa dibayangkan jika di pasar kita memanggil nama Muhammad dipastikan semua orang mesir akan mendatangi kita seraya beralasan "Ana bardlu Muhammad" Sekitar lima menit mukodimah saling sapa kabar denganya sebelum aku mengungkapkan niatku yang hanya ingin membeli satu bungkus Indomie, namun begitulah kebiasaan yang sering kami lakukan paling tidak menjaga hubungan agar lebih akrab gitu. Hingga, sebelum keluar dari toko, aku tidak sengaja menginjak 'isy milik seorang pembeli di sampingku yang terjatuh. Maksud hati ingin mengucapkan maaf ia malah mendorongku, keadaan kini lain, ia mengatakan aku menghina mesir, karena telah sengaja menginjak makanan khas bangsanya. Menghina 'isy berarti menghina mesir tuduhnya kepadaku yang sedari tadi diam membisu didepanya. Ingin rasanya aku membalas perbuatan kasarnya tadi kepadaku., aku pun mencoba bersabar, menahan amarahku. Suasana bertambah tegang ketika ia mengangkat suaranya, menanyakanku apakah aku menantangnya. Atau sikapku yang diam menurutnya aku sedang menghinanya. Hawa panas udara diluar seakan terkalahkan dengan panasnya hawa kemarahan didalam ruangan, para pembeli lainya mencoba menenangkanya, hingga sautan suara "Shollu 'alan-nabiy" membuatnya sedikin terdiam, suara yang merupakan ungkapan marah dari seorang mama yang baru kali ini aku melihatnya naik pitam, belum pernah kulihat sebelumnya , bahkan tidak menyangka dari sosoknya yang lembut dan ramah itu. Pemuda itu pun diceramahinya panjang lebar, aku tidak terlalu paham dengan pembicaraan mereka lantaran baru dua tahun aku tinggal di mesir, bahasa 'amiyah ku masih belum terlalu lancar. Yang kutahu hanya ketika tiba- tiba ia menjabat tanganku meminta maaf atas kelakuanya padaku tadi, senyumnya mengembang mengangkat tanganku yang sedang menggenggam Indomie, ternyata ia menyamakan 'isy sebagai makanan khas mesir dengan Indomie makanan asli Indonesia yang dianggap juga sebagai kebanggan bangsa Indonesia, karena disetiap toko pasti menjualnya, terlebih ketika ia ingin menunjukkan semangat nasionalisme yang harus dimiliki setiap orang, bahkan ketika Indomie dihina orang, sikapku pun tak jauh beda denganya. Sejenak ungkapanya membuatku tersenyum, dan sedikit bangga hingga kudengar suara itu lagi.  "Yahya Indonesia " Yahya Indo-mie" ucapnya penuh girang, Jujur aku bangga di bela oleh Mama yg mendukungku, orang – orang di sekelilingku pun ikut tertawa, perseteruan yang sempat menjadikan suasana tegang kini menjadi hangat,dan bersahabat, kerinduanku akan indo terobati, seakan aku sudah bearada dikampung halamanku sekarang.Namun rasa kebanggaan itu terusik sejenak, ada perasaan resah yg terpendam tiba - tiba muncul, membuatku menundukkan pandangan, mengernyitkan dahi, meski suara hati itu pun berbisik miris "Coba ada merek lainya selain IndoMie yang membuat bangsa indonesia semakin dihormati?".  Tulis post di sini &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-3476273635869193673?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/3476273635869193673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=3476273635869193673' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/3476273635869193673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/3476273635869193673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/07/indo-mie-yahya-indonesia-yahya-indo-mie.html' title=''/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-241053250671288806</id><published>2007-07-04T13:04:00.000+03:00</published><updated>2007-07-04T13:05:10.860+03:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Bangsaku belum "Pe-de"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kata orang tanah kita tanah surga&lt;br /&gt;Pohon kayu ditanam jadi tumbuhan"&lt;br /&gt;Lirik lagu koesplus "kolam susu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Betulkah Kita bangsa Indonesia ? Sudahkah kita bangga dengan bangsa dan produk yang dimilikinya?&lt;br /&gt;Mengawali tulisan kolom ini, lebih baiknya merenung sejenak dengan pertanyaan singkat barusan, apalagi artikel ini dimaksudkan untuk mengembalikan rasa cinta tanah air. Maka kalau sudah "cinta" segala apapun akan dikerjakan dengan konsekwensi yang harus diterima, sebaliknya jika belum maka "percuma" dan sia- sia saja usaha yang dilakukan untuk menjadikanya berbakti kepada tanah air, malahan kalau belum "cinta" bangsa, seharusnya perlu dipertanyakan konsistenya sebagai warga Negara, yang harus paham akan kewajibanya. Namun seringkali ungkapan cinta menjadi "pincang" jika hanya diucapkan dilisan tanpa dilakukan, maka dengan rasa "cinta" pun penulis ingin mengajak pembaca untuk memecahkan masalah bangsa, memerangi virus ketidak"Pede"an, atau inveroitas yang sekarang melanda Indonesia, dan memberikan efek negative bagi perkembangan warganya.&lt;br /&gt;            Kenapa virus itu bernama pe-de? Pada tahun 2004 lalu kita dikejutkan dengan kejadian yang membuktikan Negara kita belum self confidence alias percaya diri, penjualan saham Indosat sebagai salah satu badan telekomunikasi Indonesia ke Singapura dengan saham terbesar di pegang oleh mereka, suatu indikasi bangsa kita belum pede untuk mengembangkanya malahan memepercayakan orang asing untuk mengurusnya dengan dalih ingin mendapatkan keuntungan yang lebih, belum lagi akibat ketidak pe-dean lainya yakni, langkah salah bangsa Indonesia dalam kebijakan pembagian saham tambang emas terbesar di dunia "Freeport" yang terletak di Irian Jaya. Pertanyaanya sudah seimbangkah pendapatan Negara yang didapatkan dengan hasil tambang yang dikelola oleh para investor asing dari paman Sam itu? Bahkan kita tidak menutup mata ketika keserakahan kapitalisme bangsa lain merugikan bangsa kita, ketika nasib masyarakat Jayapura sebagai pribumi yang tinggal disekitar 'harta karun' yang sebenarnya miliknya, tidak terurus dan terkesan ditelantarkan. Hingga wajar jika mereka mengajukan tuntutan lantaran nasib mereka tidak diperhatikan Negara. Sekali lagi salah satu motifnya juga disebabkan bangsa Indonesia belum pede untuk mengurusi kekayaan alam yang dimilikinya. Ataukah bangsa kita memang ingin mengkonsumsi saja tanpa ingin menjadi produsen atau pemiliknya, dengan memandang tinggi bangsa lain serta terlalu merendahkan dirnya dihadapan bangsa asing yang sebenarnya adalah tamu dan berstatus 'menumpang' di Negara kita, sedemikian tidak pe-dekah bangsa Indonesia ini?&lt;br /&gt;"Memang",Jawaban yang tepat untuk saat ini. Arie Ginanjar dalam bukunya ESQ, memberi gambaran detail tentang virus itu, pasca reformasi turunya Suharto dari Orde Baru&lt;br /&gt;Bangsa kita mulai terlihat sakit, baik dari perekonomian, spiritual, sosial, hingga kebudayaan. Dahulunya Indonesia pernah dikenal sebagai bangsa adidaya berswasembada pangan,disebabkan hasil pertaniannya yang melimpah, pendidikan maju hingga para guru Indonesia pernah diminta Malaysia untuk mengajari bangsanya, teknologi pesawat terbang pun mulai berkembang ditambah tenaga kerja yang handal khusus di sekolahkan di Jerman, apalagi seorang professor bergelar "MR.CLERK" B.J. Habibie membuktikan otak bangsa Indonesia brilliant. Diikuti industri otomotif yang sempat membuat mobil karya anak bangsa " TIMOR ", bahkan prestasi keolahragaan yang sempat menggembirakan dalam turnamen kelas Dunia ketika itu, sebuah gambaran cerah bright future akan masa depan bangsa yang memiliki jumlah kepulauan terbanyak didunia ini. Namun Krisis Iman simbol kufur akan nikmat Allah mengakibatkan banyaknya korupsi,kolusi serta Nepotisme yang berdampak pada terjadinya krisis ekonomi. Kepercayaan bangsa mulai memudar, satu sama lain saling menendang kekuasaan, persaingan bisnis, politik tidak lagi fair hingga mereka tidak lagi saling percaya, menjadi benih keruntuhan semangat persatuan bangsa, tidak ada lagi semangat nasionalisme, ketika itu yang ada justru individualisme, memperjuangkan privacy kepentingan masing- masing membuahkan prinsip memalukan yakni "tidak ada persahabatan abadi, yang ada hanya adalah kepentingan abadi."&lt;br /&gt;Ketidak pe-dean bangsa semakin pudar tatkala para pemuda, pejabat dan mayoritas masyarakatnya menganut prinsip "yang penting penampilan " yang berujung pada budaya plagiat alias meniru, upaya westernisasi serta brain wash yang telah berhasil membelokan pemikiran bangsa ini menjadi bangsa yang konsumtif dan plagiator. Mendewakan penampilan luar, mengekor pada trend dan mode barat yang mampu membuatnya lupa akan "siapa dan bangsa apa dia sebenarnya ", perbedaan kebudayaan timur yang bertolak belakang dengan barat pun dianggap tidak lagi sebagai jurang pemisah. Menjadikan generasi muda sekarang begitu bangga akan pakaian dengan merek – merek mahal yang ternama, serta hidup dalam budaya "Mewah" ala barat. Dan lebih parah menjadi kebiasaan menilai seseorang dari merk yang dipakai serta life style yang dijalaninya, dengan kata lain hanya menilai dari symbol dan statusnya, dengan tolak ukur kepada icon 'modernitas' barat.&lt;br /&gt;            Belajar dari situasi dan kondisi disekitar kita, penduduk mesir dengan kebudayaan serta pola hidup yang berbeda dengan kita, patut di acungkan jempol dalam semangat nasionalismenya. Betapa mereka bangga dengan sejarah leluhurnya, masyaikh, khazanah keilmuan yang selalu dijadikan tolak ukur kehidupanya, kebudayaan yang terlihat dari masih bangga dengan pakaian jubahnya, pemakaian bahasa 'amiah yang seakan menomorduakan bahasa asing lainya, masih kentalnya budaya arab dalam kehidupanya, hingga ta'asub kepada tim sepakbola negaranya, sampai – sampai mengacuhkan ramainya piala Dunia demi menyaksikan tim kebanggaanya berlaga,dan konon mengadakan perhelatan tandingan dikarenakan ketidak ikut sertaan Mesir di piala dunia, dan masih banyak aspek lainya yang 'jujur' terkadang membuat kita iri, meskipun terkadang ada sisi lain yang berlebihan.&lt;br /&gt;Ataupun, bukti ke pe-dean jerman menjadikanya perkasa saat perang Dunia II dengan menguasai sebagaian wilayah  Eropa dimulai dari pertempuran Polandia tahun 1936 yang merupakan cerminan dari prinsipnya yang terkenal "ubber Alles" atau ras yang tertinggi serta prinsip "Bieflits Biefl" atau perintah adalah perintah, yang selalu dikumandangkan oleh jenderal Nazi dan dipegang teguh oleh para tentaranya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tulis sisanya di sini&lt;br /&gt;Disinilah letak rasa Pe-de menjadi sangat urgent , yakni pentingnya berprinsip "percaya diri". Bermula dari efek positif yang ditimbulkan dari rasa self confidence,yang kemudian menjadikanya pondasi dalam berfikir serta bersikap, hingga menjadi motivasi tersendiri menggerakkan jiwa untuk berkarya, dan berbuat demi kemajuan bangsanya. Ibarat air terjun yang deras yang sanggup menghancurkan bebatuan yang keras, rasa percaya diri membuat kita untuk selalu maju, pantang menyerah dan putus asa, ingin lebih dibandingkan yang lainya, tanpa harus taat serta 'manut' pada bangsa lain yang lebih berkuasa."Hai hamba-hambaku yang melanggar batas hingga merugikan diri sendiri! janganlah berputus asa  atas rahmat Allah. Sungguh , Allah mengampuni segala dosa karena ia maha pengampun, maha penyayang."Paul G.Stoltz,ph.D . penemu teori AQ (Advertising Quietion) memberikan kontribusi yang nyata dengan penemuanya itu serta semakin memperkuat peran pe-de dalam kehidupan manusia. IQ dan EQ menurutnya kini tidak lagi memadai untuk meraih kesuksesan, ada hal lain yang juga berperan ia adalah Persistensi (dorongan suara hati) untuk maju, yang sangat mirip dengan rasa percaya diri, karena masing – masing mempunyai tugas yang sama, yakni menimbulkan kekuatan jiwa yang mendorong seseorang untuk berbuat. Suatu hal yang qot'I dan tidak bisa terlepas dari faktor kesuksesan personal yang dimulai dari dalam dirinya. Peran AQ juga mendapatkan legitimasi dari ahli psikologi, mengenai kebutuhan berprestasi yakni the need for Achievment yang disingkat dengan N-Ach.Sebuah obat mujarab yang dapat meningkatkan kemampuan individu dan selanjutnya mengembangkan suatu bangsa, karena kemampuan suatu bangsa merupakan akumulasi dari kemampuan individu masyarakatnya. Fenomena N-Ach menurut Habiburrahman El Sirazy kini jarang didapatkan pada masyarakat kita, disebabkan tayangan televisi sekarang yang tidak mengarah kepada hal tersebut, bahkan terkesan ada oknum tertentu yang sengaja meracuni bangsa kita dengan tipu daya sinetron, ataupun acara entertainment lainya yang tidak mendidik. lantas apakah Indonesia pernah memiliknya?Sumpah palapa patih Gajah Mada adalah salah satu efek N-Ach yang telah terbukti keberhasilanya pada zaman Majapahit untuk menyatukan Nusantara, bahkan hampir kawasan Asia menjadi kekuasaanya saat itu. Atau hasil sumpah pemuda, teriakan takbir serta senjata bambu runcing sebenarnya adalah motivasi yang berasal dari kepercayaan diri bangsa Indonesia untuk mengalahkan penjajah dan menjadi bangsa yang merdeka, sebenarnya hal yang innocent atau mustahil  secara logika jika bambu runcing mengalahkan persenjataan asing yang canggih, namun adanya tekad yang bulat serta rasa optimisme yang tinggi kemerdekaan pun diraih, sehingga benar kalau kita kini harus menumbuhkan lagi rasa kepercayaan diri kita sebagai bangsa yang maju, masyarakat yang berkembang, serta tidak minder dengan bangsa lainya. "Allah tidak akan mengubah kehidupan suatu masyarakat kecuali mereka itu mau merubah dirinya sendiri(Q.S. Ar-Ra'ad:11)Lahan kita masihlah amat luas dan sangat cukup untuk kita saja yang mengelola dan kemudian menikmatinya. Tambang emas terhampar di papua, tambang Nikel menunggu kita di Kolaka , Sulawesi, industri Rotan di Cirebon, ternak sapi di NTB, pariwisata di Bali, Agro estate, dan agropolitan di Kalimantan , perikanan di sulawesi dan Maluku, perkebunan sawit di sumatera, mebel jawa timur, batik jawa tengah , bordir jawa barat hingga masing masing daerah Indonesia mempunyai keunggulan tersendiri yang harus kita dukung dan kembangkan, kekayaan alam, hasil laut suburnya tanah didukung dengan cuaca serta iklim yang bersahabat sangat memungkinkan kita untuk menjadi Negara yang maju, kaya, modern dan disegani oleh Negara lainya di dunia. "maka nikmat tuhan mana yang akan engkau dustakan?"(Al-Hujurat) Akhirnya berbagai lirik lagu nasional membanggakan bangsa pun terasa berat dikumandangkan, keinginan untuk sekedar bangun dari keterpurukan bahkan mencoba untuk lebih maju menjadi susah jika rasa rasa nasionalisme dan cinta tanah air tidak lagi dimiliki anak bangsa karena kita dan mereka tidak memiliki rasa pe-de sebagai bangsa Indonesia yang maju, ataukah naudzubillah jika kita tidak lagi percaya diri. suatu saat kita pun akan menjadi bagian lirik lagu Iwan Fales "Malu menjadi orang Indonesia ?" Wallahu musta'anTulis post di sini &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-241053250671288806?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/241053250671288806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=241053250671288806' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/241053250671288806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/241053250671288806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/07/bangsaku-belum-pe-de-kata-orang-tanah.html' title=''/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-890063007656538222</id><published>2007-07-04T13:00:00.000+03:00</published><updated>2007-07-04T13:04:04.997+03:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>"Kita belum bangga"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kurangnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negriku berjuluk zamrud Khatulistiwa&lt;br /&gt;Tanah subur cuaca menghidupinya&lt;br /&gt;Kayu ranting ditanam tumbuh ketela&lt;br /&gt;Hasil bumi,tambang,pertanian,perkebunan&lt;br /&gt;menjadi permata&lt;br /&gt;Paman sam, ratu Elisabeth, hingga Meiji berebut memilikinya&lt;br /&gt;Betulkan! "gemah ripah loh jinawi" disandangnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kurangnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga dikenal Negri kepulauan&lt;br /&gt;Sabang sampai merauke terbentang&lt;br /&gt;Pulau yang kaya dan berharga terhidang belasan ribuan&lt;br /&gt;Jika dikumpulkan mengalahkan wilayah korea dan jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurangnya… kita belum bangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merek barang mana yang "pamer" simbol kemewahan&lt;br /&gt;Adat mana, kebudayaan siapa yang dinilai maju&lt;br /&gt;Ataupun Tim sepak bola apa yang di favoritkan&lt;br /&gt;Teknologi siapa yang semua orang setuju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah itu milik Indonesia ?&lt;br /&gt;Ada , sebenarnya….&lt;br /&gt;Tapi karena tidak bangga,&lt;br /&gt;"jujur" itu belum adaTulis post di sini&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tulis sisanya di sini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-890063007656538222?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/890063007656538222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=890063007656538222' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/890063007656538222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/890063007656538222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/07/kita-belum-bangga-apa-kurangnya-negriku.html' title=''/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-8008261296459990774</id><published>2007-07-04T12:55:00.000+03:00</published><updated>2007-07-04T13:00:11.291+03:00</updated><title type='text'>Elegi ibu pertiwiku</title><content type='html'>Elegi "Ibu" pertiwiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu, kenapa banyak orang berubah&lt;br /&gt;Sikap, gaya hidup, pemikirannya tak terarah&lt;br /&gt;Padahal mereka itu sama, satu&lt;br /&gt;Buah hatimu juga kan , bu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu, mereka tidak lagi menyebutmu&lt;br /&gt;Ketika ditanya kehidupan mereka ajaran siapa&lt;br /&gt;Idola, tokoh kebanggan mereka itu siapa&lt;br /&gt;Bu, bahkan mereka tidak lagi suka makanan buatanmu&lt;br /&gt;Kendaran,barang elektronik pemberianmu&lt;br /&gt;Etika, kebudayaan warisanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata mereka itu tidak mode, ketinggalan jaman&lt;br /&gt;Bu, Hanya karena itu sebagai alasan&lt;br /&gt;Aku tidak mau kau disalahkan&lt;br /&gt;Dianggap kau gagal membentuk kehidupan&lt;br /&gt;Ajari aku, dan mereka tuk beriman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu pertiwiku sadarkanlah bangsamu&lt;br /&gt;Kembali merujuk dan mengabdi kepadamu&lt;br /&gt;Jadikanlah mereka benar- benar pendudukmu&lt;br /&gt;Jauhkan juga dari tipuan modern yang semu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-8008261296459990774?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/8008261296459990774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=8008261296459990774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/8008261296459990774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/8008261296459990774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/07/elegi-ibu-pertiwiku.html' title='Elegi ibu pertiwiku'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-2377461220751765256</id><published>2007-07-01T11:23:00.001+03:00</published><updated>2007-07-01T12:24:41.320+03:00</updated><title type='text'>Hari - hari Kebimbangan</title><content type='html'>Kamis,29 Juni'07&lt;br /&gt;Ntah,apakah ini keinginan ku&lt;br /&gt;Membiarkan waktu untuk menghapus&lt;br /&gt;Seperti petikan lagu cinta&lt;br /&gt;Ntah, rasa apa ini&lt;br /&gt;Ketika mulai merasuki pikiranku&lt;br /&gt;Membekas asa yang sempat indah&lt;br /&gt;Namun,jujur ingin ku buang itu&lt;br /&gt;Meski sulit rasanya&lt;br /&gt;Masihkah hubungan ini&lt;br /&gt;Akan berlanjut?&lt;br /&gt; Jum'at30 Juni'07&lt;br /&gt;Kukembali ke galauan asa yangMenipu&lt;br /&gt;Biarkan waktu yang memutuskan itu&lt;br /&gt; Antara terkenang atau terhapus&lt;br /&gt;Biarkan rasa kantuk ku mewakili&lt;br /&gt; Sekedar penenang untuk hati yang Cepat berubah&lt;br /&gt;Bisakah kegalauan ini reda dengan tidurku?&lt;br /&gt; Ahad,1 Juli'07&lt;br /&gt; Aku paham kurang komunikasi&lt;br /&gt;Kan mempergenting situasi&lt;br /&gt; Penyebab masalah hakiki&lt;br /&gt; Inginku sambung kembali&lt;br /&gt; Meski hanya lewat udara&lt;br /&gt; Kumasih menunggumu&lt;br /&gt;Dan tetap setia menunggu&lt;br /&gt;Hingga hati ini kembali berbalik&lt;br /&gt; Menjadi batasan penantianku&lt;br /&gt;Meski jujur ku ingin menghapusnya&lt;br /&gt; Mencari pengganti, mengobati rasa rindu&lt;br /&gt;yang hampir mati&lt;br /&gt; Tulis post di sini&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tulis sisanya di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-2377461220751765256?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/2377461220751765256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=2377461220751765256' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/2377461220751765256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/2377461220751765256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/07/hari-hari-kebimbangan.html' title='Hari - hari Kebimbangan'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-6646090044028711166</id><published>2007-06-22T21:03:00.000+03:00</published><updated>2007-06-22T21:05:26.014+03:00</updated><title type='text'>waspadai menyingkat sms</title><content type='html'>salam merupaan tahiyat bagi seorang muslim dari kata salam itulah nama agama islam berasal yang berarti agama keselamtan,kesejaht eraan atau perdamaian. disamping itu mengucapkan salam sesama muslim menjadi suatu perintah agama karena rasulullah sendiri dalam hadistnya mengatakan "tidak beriman seorang mukmin jika dia belum mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri, dan salah satu cara mengikat rasa cinta antara mukmin dengan menbarkan salam". demikian pula saling memberikan salam berarti saling mendoakan, sungguh indah esesnsi salam dalam islam disamping menjadi sapaan juga mencerminkan rasa cinta sesama muslim dengan saling mendoakan. namun,bagaimana jadinya jika salam yang kita berikan mempunyai arti lain?maksud baik yang hendak disampaikan menjadi missunderstanding, atau&lt;span class="fullpost"&gt;neo best: sapaan yg ingin kita tuju mejadi berubah maknanya? dan ternyata kita sudah sering melakukan hal tersebut tanpa sadar apa yang dilakukan. ketika ingin menyapa sesama muslim lewat sms, kita sering lalai dengan kalimat apa yg kita tulis pada awal sms. apakah kita akan menulis singkatan salam dengan ass yg dalam bhs inggris berarti keledai, atau bodoh. terlebih kata 'a koem pada sms yg berarti hewan dalam bahasa ibrani yahudi. sungguh sangat mengerikan jika hal tersebut menjadi kebiasaan bahkan masih dilakukan oleh kebanyakan umat muslim di dunia dalam kalimat smsnya. maukah kita dimaknai dengan kalimat buruk barusan. sekarang saatnya kita mencegah&lt;br /&gt;neo best: hal ini terjadi, bahkan semakin tidak disadari oleh saudara kita umat muslim akibat ketidaktahuan mereka, tulislah kalimat salam dengan lengkap pada sms atau ucapan salam lainya tanpa disingkat, bahkan tidak menulisnya sama sekali untuk menjauhi hal yang syubhat, meski lebih baik kita menggantikanya dengan kalimat basmalah karena rasulullah bersabda" setiap pekerjaan yang dilakukan tidak dimulai dengan basmalah maka terputuslah amalan itu". wallahu a'alam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-6646090044028711166?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/6646090044028711166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=6646090044028711166' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/6646090044028711166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/6646090044028711166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/06/waspadai-menyingkat-sms.html' title='waspadai menyingkat sms'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1846508352818705960.post-8648225216772913300</id><published>2007-06-22T12:09:00.000+03:00</published><updated>2007-06-22T20:34:43.932+03:00</updated><title type='text'>el_kitabah</title><content type='html'>Menerawang ruang kosong&lt;br /&gt;aku termenung dalam kelunya hati&lt;br /&gt;pikiranku seakan hampa&lt;br /&gt;jiwaku ku melayang ntah kemana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rayuan setan mulai merasuki&lt;br /&gt;benteng keimanan saat itu mudah tergrogoti&lt;br /&gt;ya.. jiwaku sekarang tak berbenteng&lt;br /&gt;hampir rapuh karena kosong&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;betul kalau ia hampir terampas&lt;br /&gt;imanku semakin terhempas&lt;br /&gt;akibat kosongnya waktu&lt;br /&gt;yang menjalar kepada hampanya pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betul kata sang pujangga&lt;br /&gt;tentang waktu dan pedang&lt;br /&gt;waspadai tebasan tajamnya&lt;br /&gt;ketika hidup kosong tanpa gerak&lt;br /&gt;pikiranpun lemas tak bekerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasa bosan dengan lamanya hari&lt;br /&gt;hingga tak punya harapan hidup&lt;br /&gt;ingin cepat menghabiskan waktu&lt;br /&gt;atau bahkan segera mati akibat kehampaan&lt;br /&gt;yang menjemukan, sekali lagi karena waktu kosong tanpa gerak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"faidza faroghta fanshob"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1846508352818705960-8648225216772913300?l=adin13.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://adin13.blogspot.com/feeds/8648225216772913300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1846508352818705960&amp;postID=8648225216772913300' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/8648225216772913300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1846508352818705960/posts/default/8648225216772913300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://adin13.blogspot.com/2007/06/elkitabah.html' title='el_kitabah'/><author><name>muhammad nidauddin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
